Angka Kematian Ibu Masih Jadi PR Pemerintah
Tanggal: Friday, 19 August 2011
Topik: Narkoba


Gatra News, 18 Agustus 2011

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan, tingginya angka kematian bayi dan ibu saat melahirkan masih menjadi "pekerjaan rumah" (PR) bagi pemerintah, dalam menyukseskan tujuan pembangunan milenium.

Selain kematian ibu, penanggulangan HIV/AIDS juga menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menyukseskan MDG`s, kata Agung Laksono dalam Dialog Nasional Strategi Pengambilan Kebijakan Mewujudkan Target Millennium Development Goals atau MDG`s di Hotel Sultan Jakarta, Senin (15/8).

Namun, Agung mengaku optimis bahwa dua masalah tersebut bisa diatasi sehingga target MDG`s pada 2015 dapat tercapai. Ia menambahkan, untuk mengatasi dua hal tersebut pemerintah telah menyusun sejumlah program diantaranya jaminan persalinan dan kondomisasi. 

Agung juga mengatakan, secara keseluruhan ada delapan sasaran MDG`s yang ingin dicapai yakni menurunkan angka kemiskinan dan kelaparan, penuntasan pendidikan dasar, meningkatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. 

Selain itu, menurunkan angka kematian bayi dan ibu saat melahirkan, meningkatkan kesehatan ibu hamil, mengatasi penyakit malaria, prevalensi HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya. 

Ditambah lagi memastikan keberlanjutan lingkungan dan pengembangan kerja sama global. 

Menko Kesra menilai, kunci keberhasilan pencapaian delapan sasaran MDG`s terletak pada pendidikan. "Pendidikan yang berkualitas akan mampu mengatasi masalah kemiskinan dan kelaparan, masalah kesehatan dan lain sebagainya," katanya. [TMA, Ant]

SumberGatra News



[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4606