Anak Sekolah, Agen Perubahan Pola Hidup Sehat
Tanggal: Friday, 19 August 2011
Topik: Narkoba


Kompas.Com, 18 Agustus 2011

JAKARTA – Penanggulangan masalah kesehatan sebenarnya bisa dimulai dari tingkat paling bawah seperti pembinaan anak usia sekolah, dengan memberikan pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat.

Menurut Menteri Kesehatan RI Endang Rahayu Sedyaningsih, anak usia sekolah berpotensi sebagai agen perubahan (agent of change), karena masih mudah dimotivasi dan ditingkatkan kompetensinya meliputi aspek pengetahuan, sikap dan perilaku pada bidang kesehatan.

“Anak usia sekolah yang berada di bangku sekolah, dapat dijangkau untuk menerima dan meneruskan pesan-pesan kesehatan yang memiliki daya ungkit tinggi, karena jumlahnya yang sangat besar dan berada dalam suatu institusi yang terorganisasi, sehingga mudah direalisasikan,” katanya, saat menerima pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2011, Kamis, (18/8/2011), di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Menkes menyampaikan, masalah kesehatan yang dihadapi oleh anak usia sekolah pada dasarnya cukup kompleks dan bervariasi. Pada peserta didik TK dan SD misalnya, masalah kesehatan yang muncul biasanya berkaitan dengan kebersihan perorangan dan lingkungan. Sehingga isu yang lebih menonjol adalah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti cara menggosok gigi yang benar, cuci tangan pakai sabun, dan kebersihan diri lainnya.

“Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan, kurang dari 10 persen orang-orang Indonesia yang menggosok gigi dengan benar,” ucapnya.

Sementara itu, masalah kesehatan yang muncul pada anak usia remaja, biasanya berkaitan dengan perilaku berisiko, seperti merokok, penyalahgunaan narkoba, kehamilan yang tidak diinginkan dan infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS.

Untuk mendukung pencapaian tersebut, Menkes mengatakan, perlu adanya dukungan dari Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang dalam pelaksanaannya menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif di samping juga upaya kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas.

“Keberhasilan UKS sangat penting dalam meningkatakan prestasi belajar, dan kesehatan peserta didik pada umumnya. UKS merupakan upaya untuk mendorong generasi muda kita untuk bebas dari penyakit, mengembangkan karakter bangsa yang positif, dan sikap kepemimpinan yang kuat,” tandasnya.

Sumber: Kompas.Com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4611