Sehubungan dengan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Bangka Tengah, Suriansyah mengatakan pihaknya dalam upaya meminimalisir penyebaran penyakit ini secara rutin melakukan penyuluhan maupun pembagian kondom di tempat-tempat yang resiko tinggi penyebarannya seperti lokalisasi.

"Kepada masyarakat kami minta mereka yang terkena HIV ini diberikan motivasi untuk berobat dan jangan malah dikucilkan. Penyakit ini tidak akan menular melalui sentuhan, berbicara dan berinteraksi. Ia menyebar lewat hubungan sex, transfusi darah," paparnya.

Sumber: http://bangka.tribunnews.com
">


Penderita HIV Jangan Balas Dendam
Tanggal: Thursday, 25 August 2011
Topik: HIV/AIDS


BANGKAPOS.COM, 24 Agustus 2011

BANGKA -- Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Bangka Tengah meminta warga yang terjangkit HIV untuk tidak ragu-ragu berobat ke rumha sakit yang telah disiapkan. Mereka yang berobat disana kerahasiaan indentitasnya akan dijamin.

Sekretaris KPA Bangka Tengah GA Suriyansyah kepada bangkapos.com mengungkapkan penderita HIV dapat diperpanjang umurnya dengan berobat secara rutin ke rumah sakit khusus untuk mereka di ruang Tulip RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

"Yang kita takutkan adalah mereka yang terkena HIV ini tidak terdata oleh kita karena tidak mau berobat dan ada keinginan balas dendam menyebarkannya," ujar GA Suriyansyah, Rabu (24/08/2011).

Sehubungan dengan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Bangka Tengah, Suriansyah mengatakan pihaknya dalam upaya meminimalisir penyebaran penyakit ini secara rutin melakukan penyuluhan maupun pembagian kondom di tempat-tempat yang resiko tinggi penyebarannya seperti lokalisasi.

"Kepada masyarakat kami minta mereka yang terkena HIV ini diberikan motivasi untuk berobat dan jangan malah dikucilkan. Penyakit ini tidak akan menular melalui sentuhan, berbicara dan berinteraksi. Ia menyebar lewat hubungan sex, transfusi darah," paparnya.

Sumber: http://bangka.tribunnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4634