http://www.poskota.co.id
">


Stok Darah di PMI Jakbar Juga Menipis
Tanggal: Thursday, 25 August 2011
Topik: Narkoba


Pos Kota, 24 Agustus 2011

GROGOL PETAMBURAN – Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, mulai menipis dan sekarang hanya tinggal 400 kantong darah. Sedang kebutuhan darah di DKI Jakarta setiap harinya 1.500 kantong darah.

”Selama ini PMI DKI Jakarta memang tidak pernah kekurangan.”kata Ka.Markas PMI DKI Jakarta,Harry Harsono, didampingi H.Rochadi, ketika buka puasa bersama di Cabang PMI Jakarta Barat.

Untuk menjamin cadangan darah itu, PMI banyak memperoleh dukungan dari anggota TNI, Polri yang melakukan donor darah, termasuk anggota dari tempat peribadatan dan organisasi sosial masyarakat atau dari anggota keluarga pemohon darah.”Pemohon darah cukup banyak, jika dilihat pemohon sampai tengah malam tetap ramai di Kantor PMI DKI.”jelasnya.

Diakui, untuk pendonor di Bulan Puasa turun sampai 60 persen.Namun setiap tahunnya bantuan PMI kepada yang membutuhkan dapat terpenuhi, seperti tahun 2010 mencapai 290.000 kantung darah untuk mencukupi kebutuhan 211 RS terdiri dari 117 RS di Jakarta dan 94 RS diluar Jakarta seperti Tangerang, Bekasi dan 28 Bank Darah.

Untuk donor darah lebih mengutamakan kualitasnya agar menjaga keselamatan pemakai, syaratnya orang yang dapat memberikan donor darah antara lain sehat, yang bersangkutan tidak mengidap penyakit tertetu seperti diabetis militus, terkena HIV/AIDS, siphylis. “Untuk donor darah memang dibutuhkan keterangan yang jujur dari pendonor dalam mengisi formulir data pribadi.

Ketua Cabang PMI Jakarta Barat, H.Komaruddin Hasyim, Jakarta Barat menargetkan 800 kantong darah setiap tahun guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat”diharapkan sampai akhir tahun dapat terpenuhi. Sementara ini baru sekitar 50 persen,” katanya.

Buka puasa yang dihadiri Walikota H.Burhanuddin, Dandim 0503 Letkol Inf. Judi Paragina Firdaus, Waka Polres Jakarta Barat dan pejabat, TSR, KSR dan Sekcam, sekaligus juga memberikan santunan 145 paket untuk anak yatim,, lansia dan kaum dhuafa. (herman/b)

Sumber: http://www.poskota.co.id






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4635