Populasi HIV di Sumut, Medan juara 1
Tanggal: Friday, 26 August 2011
Topik: HIV/AIDS


Waspada Online, 26 Agustus 2011

MEDAN – Kota Medan diperkirakan merupakan pemegang urutan pertama terbanyak penderita HIV/AIDS. Berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemko) Medan, laju penyebaran HIV/AIDS di Indonesia bergerak sangat cepat. Sejak Januari 2006 hingga Mei 2011, ditemukan sebanyak 2.560 orang penderita HIV/AIDS di Kota Medan. Diantara jumlah tersebut terdapat 40 orang bayi yang terinfeksi.

Hal ini di katakan Walikota Medan, diwakili Asisten Kesejahteraan Kemasyarakatan, Musaddad. Populasi penderita HIV/AIDS di Kota Medan ini merupakan yang terbanyak di Sumut atau menduduki peringkat pertama.

Musaddad mengatakan, potensi cepatnya penyebaran HIV/AIDS di Kota Medan dilatarbelakangi oleh berbagai hal. Diantaranya, kondisi Kota Medan yang penuh aktifitas dan mobilitas tinggi, serta memiliki kondisi geopolitis antara lain, Kota Medan merupakan daerah tujuan wisata baik domestik maupun internasional. Medan juga merupakan kota terbuka dengan adanya pelabuhan laut dan udara sebagai tempat transit, dan terjadinya pergeseran dari nilai-nilai tradisional, tertutup, relegius menjadi lebih modern, terbuka dan sekuler di masyarakat.

Menurut Musaddad, kondisi ini menjadikan Kota Medan cenderung berpotensi sebagai kawasan yang memiliki penyebaran virus HIV/AIDS tercepat. Maka dari itu, sebutnya, perlu perhatian serius dan sungguh-sungguh dari segenap elemen masyarakat, baik pemerintah maupun swasta.

"LSM, terlebih lagi anggota dewan sebagai lembaga yang dapat menanggulangi permasalahan tersebut dengan tiga fungsi utamanya yakni legislasi, pengawasan dan pendanaan,” imbuhnya, hari ini di Medan.

Meningkatnya angka penderita HIV/AIDS ini, kata Musaddad, akan menimbulkan permasalahan baru, yakni keberadaan penderita tidak sepenuhnya diterima di masyarakat. Sedangkan lokasi-lokasi hiburan ataupun tempat-tempat yang diduga berpotensi memicu resiko tertularnya virus HIV/AIDS, tidak mau memperhatikan atau memberikan peringatan akan hal tersebut terhadap konsumennya.

“Berbagai upaya telah dilakukan Pemko Medan dalam rangka penanggulangannya mulai sosialisasi, koordinasi dan memunculkan Ranperda suatu kebijakan dalam bentuk regulasi yang menekankan tanggung jawab setiap elemen masyarakat dalam penanggulangannya. Kita berharap nantinya Radapat ini ditetapkan ditetapkan menjadi peraturan derah di Kota Medan," tandasnya.

Sumber
: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4650