http://www.detikinet.com
">


Dituding Pelit, Steve Jobs Dibela Bono
Tanggal: Tuesday, 06 September 2011
Topik: Narkoba


Detik.com, 05 September 2011

Jakarta - Di bawah kepemimpinan Steve Jobs yang baru saja lengser dari jabatan CEO, Apple memang mencetak prestasi hebat di ranah teknologi. Namun mereka juga dikritik terkait aktivitas filantropi yang kurang terdengar gaungnya.

Dikutip detikINET dari CNN, Senin (5/9/2011), tidak ada catatan publik mengenai aktivitas kedermawanan Jobs. Ia juga tak bergabung dengan Giving Pledge, inisiatif yang digawangi Bill Gates dan Warren Buffet di mana orang kaya Amerika Serikat membagi sebagian hartanya untuk orang miskin.

Namun anggapan bahwa Jobs tak begitu peduli dengan aktivitas sosial dibantah oleh Bono, pentolan band U2. Ia menyatakan Jobs turut berperan memerangi penyakit di Afrika dengan sumbangan sejumlah besar dana.

Bono mengaku mendekati Jobs agar mau membantu memerangi AIDS dan penyakit mematikan lain di Afrika. Hal itu ditanggapi Jobs dengan memberikan jutaan dolar dana bagi Global Fund to Fight AIDS, dari hasil penjualan produk Apple yang dikemas dengan warna merah.

"Saya bangga mengenalnya. Hanya karena dia sedemikian sibuk, tidak berarti dia dan istrinya tidak memikirkan hal-hal seperti itu," tutur Bono.

Kritik pada Jobs ditulis oleh kolumnis di New York Times, Andre Ross Sorkin. Ia menilai Jobs bukan seorang filantropis menonjol meski memegang kekayaan sekitar USD 8,3 miliar.

Pada tahun 1997, Jobs dikabarkan menghentikan aktivitas sossial Apple sampai perusahaan ini bisa menghasilkan untung. Kini dengan jumlah laba begitu besar, Apple di bawah kepemimpinan Tim Cook dinilai perlu lebih berperan dalam aktivitas sosial.

( fyk / ash )

Sumber: http://www.detikinet.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4676