http://www.cenderawasihpos.com
">


Sejak 2009, RSUD Paniai Tangani 145 Pasien HIV-AIDS
Tanggal: Monday, 12 September 2011
Topik: HIV/AIDS


Cenderawasih Pos, 12 September 2011

MENURUT data yang diperoleh dari RSUD Pania, terhitung sejak tahun 2009 hingga Agustus 2011 telah menangani 145 pasien yang terjangkit HIV-AIDS dengan perincian 71 pasien pria dan 74 wanita. Dari jumlah tersebut penularan terbesar adalah akibat hubungan seksual. Beberapa diantaranya dikabarkan telah meninggal dan sisanya masih terus menjalani konseling. Tak cuma itu, keterangan yang diperoleh dari dr Vokki selaku penanggung jawab laboratorium yang menangani penyakit Tuberkolosis (TB), HIV-AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) ada pula ibu-ibu yang terjangkit dan menurun pada anaknya.

"Rata-rata yang datang sudah di stadium 3 atau 4 bahkan tak jarang sudah pada stadium terminal (akhir) yang sudah susah untuk ditangani," katanya saat ditemui di RSUD Paniai Sabtu pekan kemarin.

Hanya sayangnya menurutnya pihak rumah sakit tak memiliki data otentik berapa jumlah pasien yang meninggal. Alasannya ada yang memilih berobat ke kampung dan tak diketahui kabarnya.

"Menurut mereka ada yang aneh jika menggunakan kondom dan ironisnya RS juga pernah mendapatkan 3 balita yang terjangkit. Kami tetap berusaha menyampaikan bagaimana baiknya meggunakan kondom jika berisiko" imbuh Vokki. Dokter yang sudah 4 tahun menangani lab HIV-AIDS ini juga menyampaikan selain penyakit mematikan tersebut, angka penderita penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) juga masih tinggi. Rata-rata dari catatan ada 40 pasien setiap bulannya. "Ada usia 13 tahun yang pernah kami tangani dan tertua 54 tahun, sangat disayangkan memang jika melihat anak-anak usia produktif ini terjangkit penyakit seperti itu," ujarnya.

Sementara Kepala RSUD Paniai, dr Carla Suzan menyampaikan bahwa penyakit yang hingga saat ini masih mendominasi adalah malaria.

"Selama saya disini yang saya lihat budaya lebih kuat ketimbang agama. Sistim berganti pasangan dianggap biasa," beber Carla. Selain itu, dokter manis berkulit terang ini mengungkapkan bahwa penyakit diare tak kalah jumlahnya. Penyebab penyakit ini menurut Carla adalah kesadaran untuk mengkonsumsi air bersih yang masih sangat minim. Kadang masyarakat memilih untuk meminum air mentah dari mata air sedapatnya. (ade/nan)

Sumber: http://www.cenderawasihpos.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4695