http://www.wartanews.com
">


Terapi Gen Dapat Kurangi Virus HIV
Tanggal: Thursday, 22 September 2011
Topik: HIV/AIDS


WartaNews, 19 September 2011

Chicago - Sebuah sidang tahap awal pengobatan HIV oleh Sangamo BioSciences Inc menemukan bahwa terapi gen mampu mengurangi tingkat virus dan bahkan dihilangkan dalam satu pasien dengan mutasi gen yang terjadi secara alami.

Percobaan pertama tahap kecil tersebut menguji terapi gen SB-728-T , yang dirancang untuk mengganggu gen CCR5 yang digunakan oleh HIV untuk menulari sel-sel sistem kekebalan tubuh.

Jika terbukti aman dan efektif, pengobatan bisa mengakhiri kebutuhan ARV, yang sekarang digunakan untuk menjaga dan mencek virus penyebab AIDS dengan menekan replikasi virus dalam darah.

Hasil percobaan telah disajikan pada Konferensi InterScience di Chicago pada Agen Antimicrobial dan Kemoterapi.

"Hubungan statistik yang signifikan antara modifikasi diperkirakan kedua salinan dari gen CCR5 dan viral load," kata Dr Carl June, investigator percobaan dan direktur riset translasi di University of Pennsylvania, sebuah lembaga penelitian kanker.

Dalam sebuah pernyataan, June melaporkan bahwa hasil penelitian menunjukkan kebutuhan untuk meningkatkan frekuensi dari sel-sel yang dimodifikasi dalam pasien terinfeksi HIV, dapat menyebabkan "obat fungsional" untuk AIDS, tetapi sarana untuk mencapainya belum diklarifikasi.

Chief Executive Officer Sangamo Edward Lanphier dalam sebuah wawancara telepon, mengungkapkan bahwa sejak satu salinan gen nya sudah terganggu secara alami, dua kali lebih banyak dari sel-temannya dimodifikasi "biallelically", yang berarti bahwa kedua anggota dari pasangan gen CCR5 tersingkir.

Lanphier memperkirakan bahwa sekitar 5 persen dan 10 persen pasien HIV membawa mutasi genetik, dimana sekitar 33 juta orang di seluruh dunia memiliki human immunodeficiency virus (HIV), virus penyebab AIDS.

Rincian rencana lanjutan Sangamo akan dipaparkan di sebuah konferensi investasi perbankan di New York, Rabu (21/9), sebagai produsen utama obat HIV sekarang, termasuk Gilead Sciences dan GlaxoSmithKline.

Lanphier menekankan bahwa perusahaan bermaksud mengambil pengobatan HIV ke pertengahan tahap uji tanpa pasangan dan Sangamo berharap memiliki kepemilikan uang tunai minimal US$ 85 juta pada akhir tahun. (*/abi)

Sumber: http://www.wartanews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4754