http://www.balipost.co.id
">


Tujuh Penderita HIV/AIDS di Bangli Meninggal
Tanggal: Thursday, 22 September 2011
Topik: HIV/AIDS


Bali Post, 22 September 2011

Penyebaran penyakit HIV/AIDS di Bangli terus meningkat setiap tahun. Dari 38 kasus tahun 2009 menjadi 48 orang di tahun 2010. Hingga Juli 2011 jumlah itu mengalami peningkatan menjadi 52 orang. ''Di antara jumlah itu, tujuh penderitanya telah meninggal dunia pada tahun 2010 dan 2011,'' kata Kepala Dinas Kesehatan Bangli dr. Dewa Made Siangan Rabu (21/9) kemarin.

Ironisnya, lanjutnya, penyebaran penyakit mematikan yang menyerupai gunung es itu diperkirakan jauh lebih besar dari data yang muncul ke permukaan. Perkiraan itu menyusul dominannya penderita baru terdeteksi melalui VCT RSUD Bangli maupun RS Sanglah setelah mengalami sakit parah dengan stadium HIV/AIDS tinggi.

''Di mana dan siapa saja lokasi keberadaan penderita HIV/AIDS di Bangli itu sangat dirahasiakan. Namun dari empat kecamatan di Bangli, penderita terbesar berada di Kintamani dan Susut,'' katanya.

Dewa Made Siangan, mengatakan keberadaan penderita HIV/AIDS memang sangat dirahasiakan. Karena menyangkut kode etik dan masalah HAM. Tetapi cenderung meningkatnya penderita penyakit ini harus disikapi dan diwaspadai seluruh lapisan masyarakat.

Pihaknya telah melakukan penyuluhan melalui tokoh masyarakat, serta jalur sekolah melalui Kelompok Siswa Peduli AIDS (KSPA). KSPA telah dibentuk di seluruh Bangli. Sedangkan untuk KDPA (Kader Desa Peduli AIDS) baru terbentuk di Cempaga, Kedisan dan Trunyan Kintamani. Ketiga KDPA dibentuk Pemerintah Provinsi Bali berdasarkan pertimbangan kasus.

Upaya lain mencegah penyebaran juga dilakukan dengan sosialisasi kondomisasi ke sejumlah tempat yang berpotensi terjadinya penularan HIV/AIDS seperti kafe. "Sekurang-kurangnya masyarakat bisa sadar," ujarnya. (kmb17)

Sumber: http://www.balipost.co.id






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4770