http://www.mediaindonesia.com
">


HIV Bisa Sembuh dengan Mengonsumsi ARV
Tanggal: Monday, 26 September 2011
Topik: HIV/AIDS


Media Indonesia, 23 September 2011

DENPASAR: Pejabat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali menyatakan, saat ini virus HIV bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi obat antiretrovirus (ARV) secara teratur tanpa terputus.

"Saat ini penyakit yang menyerang kekebalan tubuh melalu virus itu bisa disembuhkan asalkan penderita mau mengkonsumsi ARV tanpa terputus dan teratur setiap hari," kata Koordinator Pokja Humas Informasi Pencegahan & Advokasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali Prof Mangku Karmaya di Denpasar, Jumat (23/9).

Ia mengatakan, obat tersebut dapat mengembalikan kondisi kesehatan orang yang terpapar HIV seperti sedia kala. Sebab, ARV menekan seminimal mungkin perkembangan virus. Dengan demikian, sel-sel kekebalan dalam tubuh yang telah terserang virus mematikan tersebut dapat tumbuh kembali sehingga para penderita bisa kembali produktif.

"Untuk bisa kembali sehat itu, para penderita harus meminum ARV secara rutin setiap hari. Dengan durasi dua kali minum obat," ucapnya.

Apabila, sekali saja terlupakan meminum obat itu, dikhawatirkan kekebalan tubuh akan kembali digerogoti virus karena keadaannya semakin kebal. "Mengenai ARV sebagai obat menyembuhkan kembali orang yang terpapar HIV, sudah terbukti dengan adanya penelitian secara ilmiah," kata Karmaya.

Namun, tambahnya, hal penting yang harus diketahui lebih awal adalah apakah penyakit itu sudah masuk ke dalam fase AIDS atau belum. "Jika kondisi penderita sudah memasuki fase AIDS, akan sulit tertanggulangi karena penyembuhan dilakukan bersamaan dengan penyakit yang muncul akibat virus tersebut," ujarnya.

Selain mengkonsumsi ARV, katanya, para penderita juga harus diberi dukungan moril supaya mentalnya kuat dan tidak putus asa.Jika penderita putus asa, mereka tidak akan bersemangat hidup sehingga tidak teratur mengkonsumsi obat. (Ant/OL-01)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4781