7 Daerah di Jabar Dapat Penghargaan Penanggulangan HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 26 September 2011
Topik: HIV/AIDS


detikBandung, 24 September 2011

Bandung - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan penghargaan kepada tujuh Kabupaten dan Kota yang dinilai maju dalam menanggulangi penyebaran HIV dan AIDS.

Ketujuh kota dan kabupaten itu adalah Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Indramayu. Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris KPA Provinsi Jabar Riadi, MPH dalam rangkaian kegiatan sosialisasi bahaya HIV dan AIDS melalui pentas seni tradisional dan modern yang berlangsung di Gedung Merdeka, Sabtu (24/9/2011).

Pemberian penghargaan bagi ketujuh daerah itu didasarkan sejumlah kriteria antara lain adanya kebijakan yang mendukung penanggulangan HIV/AIDS, program yang komprehensif, ketersediaan anggaran, serta adanya struktur kelembagaan yang jelas dalam menjalankan program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS.

"Pemberian penghargaan juga dilakukan sebagai bentuk apresiasi bagi daerah yang kami nilai mendukung ke arah pencapaian target Millenium Development Goals atau MDGs. Meski demikian, bukan berarti daerah yang tidak memperoleh penghargaan saat ini dinilai jelek seluruhnya," ujar Pantjawidi Djuharnoko, Sekretaris Harian KPA Provinsi Jabar.

Seperti diketahui, Indonesia merupakan salah satu negara yang menyetujui komitmen pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, dan kualitas lingkungan. Salah satu indikator dari pencapaian MDGs adalah pada tahun 2015 persentase penduduk usia 15-24 tahun yang mempunyai pengetahuan yang benar dan komprehensif mengenai HIV dan AIDS ditargetkan mencapai 95 persen.

Berkaitan dengan upaya mencapai target MDGs, Kementerian Dalam Negeri RI bekerjasama dengan Alumni ITB Angkatan 75, Kementerian Kesehatan RI, dan Komisi Penanggulangan AIDS menggelar serangkaian kegiatan, diantaranya Lokakarya HIV & AIDS Bagi Generasi Muda serta Pagelaran Opera Wayang Jazz di Gedung Merdeka, Bandung.

Seperti diungkapkan Eppy Lugiarti, Kasubdit Kesejahteraan Sosial Kemendagri, salah satu tantangan bagi Indonesia adalah menyebarkan informasi yang benar dan mendalam tentang HIV dan AIDS bagi generasi muda, termasuk kalangan pelajar.

"Untuk mencapai target MDGs, kami pikir tidak cukup hanya melalui kegiatan rutin seperti penyuluhan. Maka sosialisasi atau kampanye bahaya HIV dan AIDS kami lakukan kepada para pelajar dengan cara unik, yaitu melalui Opera Wayang Jazz serta pentas musik," jelasnya kepada wartawan dalam konferensi pers.

Lokakarya HIV-AIDS dan Pagelaran Wayang Jazz mengundang sekitar 800 pelajar dari sejumlah sekolah menengah di Bandung. Melalui kegiatan ini, program pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS diharapkan dapat berlanjut hingga ke jenjang sekolah menengah.

(ern/ern)

Sumber: http://bandung.detik.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4783