http://www.analisadaily.com
">


Minat Pekerja Seks Periksa IMS Minim
Tanggal: Monday, 26 September 2011
Topik: Narkoba


Harian Analisa, 24 September 2011

Medan - Minat pekerja seks baik wanita (wanita pekerja seks), waria dan gay (lelaki seks lelaki) di Sumatera Utara masih minim untuk memeriksakan diri ke klinik infeksi menular seksual (IMS). Padahal mereka beresiko tinggi terifensik penyakit menular seksual termasuk HIV dan AIDS. "Kesadaran perilaku resiko tinggi muncul karena sudah terjangkit penyakit kelamin. Namun setelah itu, WPS, waria dan gay minim memiliki kesadaran untuk memeriksaan diri," kata konselor Klinik Veteran, Lodia Ayu SPsi MPsi, Selasa (20/9).

Menurutnya, pekerja risiko tinggi seperti itu banyak berkonsultasi ke Klinik IMS ketika mereka mendapatkan informasi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pendamping, seperti Medan Plus, SPKS, Pikir dan GSM.

"Sejak diputuskan anggaran bantuan Global Fund tahun 2010, LSM tidak lagi ada yang mendampingi perkerja risiko tinggi. Namun, LSM yang bergerak di bidang HIV/AIDS tetap memberikan informasi atau penyuluhan untuk memeriksakan diri, dan ini tanpa dipungut biaya," ujarnya.

Dikatakannya, perbandingan turunnya pergerakan (mobile) di lapangan cukup drastis.

Saat ada pendamping dari LSM, mobile petugas klinik IMS per bulannya bisa sampai 10 kali turun ke lapangan. Namun sejak anggaran distop, mobile ke lapangan per satu bulannya hanya satu kali.

"Saat ada pendamping per harinya mencapai 100 orang dan setelah putus hanya 40 orang per harinya yang memeriksakan diri," ungkapnya.

Dijelaskannya, dari 50 orang yang melakukan pemeriksan di Klinik IMS Veteran, 4-5 orang yang dilakukan konselor positif HIV.

"Jika hal ini cepat diketahui secara berkesinambungan dapat mencegah terjadinya penyebaran HIV/AIDS di kota Medan khususnya," sebutnya. (nai)

Sumber: http://www.analisadaily.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4788