http://www.surabayapost.co.id
">


RSU dr Soetomo Tambah Alat Uji Silang Darah
Tanggal: Tuesday, 27 September 2011
Topik: Narkoba


Surabaya Post, 26 September 2011

SURABAYA - Kasus kelangkaan darah selama Ramadan dan Lebaran membuat RSU dr Soetomo mencoba mencari solusi. Salah satunya berinisiatif memenuhi kebutuhan darahnya dengan menambah alat Blood Crossmatch (Uji Silang Darah). Sebab selama ini bergantung ke PMI untuk memenuhi stok darah rata-rata 2.000 kantong per bulan.

Dirut RSU dr Soetomo, dr Dodo Anondo MPH mengatakan, upaya ini dilakukan guna memenuhi ketersediaan darah serta menjamin darah yang diberikan kepada pasien sudah sesuai standar, seperti pendonor yang terseleksi, proses pengeluaran darah yang sesuai prosedur, serta ketepatan indikasi penyakit melalui transfusi darah. “ Selama ini rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur ini bekerja sama dengan PMI untuk memenuhi kebutuhan stok darah di rumah sakit. Namun dengan adanya alat ini diharapkan RSU dr. Soetomo dapat memenuhi kebutuhan darah dan mengerjakan kegiatan transfusi darah secara mandiri,” kata Dodo dihubungi, Senin (26/9).

Sebab, lanjut Dodo, pasien kerap kesulitan mendapatkan darah tepat waktu. Ini dikarenakan persediaan darah yang ada di UTD maupun PMI masih sangat terbatas. Padahal, ketersediaan darah darah tepat waktu akan menyelamatkan nyawa pasien. “ Dengan adanya alat ini risiko waktu tunggu pemenuhan darah yang dibutuhkan pasien bisa ditekan kurang dari 2 jam, jadi nyawa pasien lebih tertolong,” ujar mantan Direktur RSUD Syaiful Anwar Malang.

Melalui alat uji silang darah ini dapat diketahui golongan darah dan resus darah (Rh) seseorang. Selain itu alat ini juga berfungsi untuk mendeteksi antibody pada golongan darah lain dan mendeteksi antibody dengan titer rendah atau tidak terjadi aglutinasi mudah. “ Transfusi darah berisiko menularan penyakit infeksi seperti HIV/AIDS, Hepatitis C, Hepatitis B, serta risiko lain yang dapat mengancam nyawa. Jadi pengadaan alat ini untuk mewujudkan pelayanan tranfusi darah yang aman, tepat waktu serta mudah diakses,” tuturnya.

Dikatakan Dodo, alat Uji Silang Darah tersebut akan di letakkan di Instalasi Transfusi Darah (ITD) yang berada di lantai 5 Gedung Pusat Diagnostik Terpadu (GPDT). Pengoperasiannya sementara ini akan dilakukan oleh tenaga dari PT. Dexa Arfindo Pratama yang sekaligus akan melatih tenaga di ITD sebagai operator tetap.“ Semoga dengan adanya alat ini, pasien lebih cepat mendapatkan darah tepat waktu terutama jika ada pendonor sukarela. Ini dikarenakan persediaan darah yang ada di UTD maupun PMI masih sangat terbatas terutama di saat tertentu seperti Lebaran misalnya,” harapnya.mla

Sumber: http://www.surabayapost.co.id






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4798