http://health.kompas.com
">


Pencegahan HIV Difokuskan pada Lelaki Berisiko
Tanggal: Tuesday, 27 September 2011
Topik: HIV/AIDS


KOMPAS.com, 26 September 2011

JAKARTA – Di tahun-tahun mendatang, tantangan dalam penanggulangan HIV dan AIDS semakin besar dan rumit, sehingga diperlukan strategi baru untuk menghadapinya. Untuk itu, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) tahun ini membentuk suatu program pencegahan penularan HIV/ AIDS di kalangan lelaki berisiko tinggi.

Terkait rencana tersebut, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menyatakan bahwa program pencegahan HIV/AIDS di kalangan lelaki berisiko sudah saatnya dilakukan. Hal ini merupakan upaya dari peningkatan produktivitas, penurunan risiko dan penurunan penularan HIV/ AIDS di Indonesia yang dari tahun ke tahun terus meningkat.

"Bahwa upaya penanggulangan HIV di kalangan lelaki berisiko tinggi merupakan suatu program yang penting dan akan mulai kita jalankan 2011 ini. Tadinya program pencegahan HIV lebih sering dilaksanakan untuk misalnya, penjaja seks, dan penyuntik. Tapi sekarang kita tujuannya adalah di kalangan laki-laki muda pekerja dengan tujuan meningkatkan produktivitas mereka dan menurunkan risiko penularan angka HIV,” ujar Menkes usai rapat koordinasi tentang HIV/AIDS, di Gedung Kementerian Kesehatan, Senin, (26/9/2011).

Untuk mendukung upaya tersebut, Menkes mengharapkan dukungan lintas sektoral, termasuk Menko Perekonomian dan menteri-menteri di lingkungan, perusahaan swasta, dan masyarakat.

Menkes menambahkan, umumnya laki-laki pekerja mempunyai waktu delapan jam istirahat, dan waktu inilah yang rawan untuk para pria menghabiskan rekreasi seks yang tidak sehat dan berisiko.

"Kita minta keterlibatan dari pengusaha untuk menyiapakan sarana rekreasi sehat. Kalau kita berhasil menekan agar supaya tidak ada infeksi di kalangan laki-laki, maka kita bisa harapkan isteri-isteri mereka tidak akan terinfeksi, dan bayi-bayi yang lahir dari pasangan ini juga bebas dari HIV,” katanya.

Berdasarkan data laporan akhir tahun Kementerian Kesahatan RI terkait proporsi kasus AIDS baru di Indonesia Juni 2006-2011, pada tahun 2011 tercatat sebanyak 64,9 persen laki-laki terinfeksi AIDS, dan sebanyak 3,1 juta pria diketahui membeli seks.

Sumber: http://health.kompas.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4801