http://suaramerdeka.com
">


5 Warga Temanggung Suspect Idap HIV
Tanggal: Tuesday, 27 September 2011
Topik: HIV/AIDS


CyberNews, 26 September 2011

Temanggung: Daftar penderita HIV di Kabupaten Temanggung dikhawatirkan bertambah panjang, menyusul ditemukannya lima orang suspect pengidap penyakit ini. Mereka dinyatakan suspect karena termasuk kelompok dengan resiko penularan tertinggi.

Dari lima terduga HIV tersebut, beberapa diantaranya ada yang berasal dari satu keluarga. “Disebut beresiko tinggi, karena yang laki-laki adalah pengguna narkoba suntik, sehingga istri dan anaknya rentan terinfeksi,” ungkap anggota Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Temanggung, Agus Anang di kantornya, siang tadi, Senin (26/9).

Untuk memastikan positif tidaknya, dalam waktu dekat mereka akan menjalani tes darah CD-4 (tes uji sistem kekebalan tubuh-red). “Apabila hasilnya diperoleh positif, kami akan secara persuasif mengajak yang bersangkutan agar aktif berobat, disamping pendampingan psikologis tentunya,” kata Agus.

Jumlah penderita HIV/Aids di Temanggung, sampai saat ini tercatat 155 orang. Kasus terakhir ditemukan pada kurun Agustus-September sejumlah satu orang, yang diketahui adalah seorang pengguna aktif napza jenis suntik.

Sejak pertama kali ditemukan pada 1997, angka resiko tertinggi ada di kalangan pengguna napza suntik. Persentasenya hampir mencapai 50 persen, disusul faktor berhubungan secara gonta-ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman, dan penularan terhadap anak lewat proses kelahiran.

Dari 155 temuan kasus tersebut, 77 merupakan HIV dan 78 sudah meningkat ke Aids. Lebih lanjut Agus Anang menerangkan, umumnya perbedaan antara penderita HIV dan Aids dapat dilihat dari fisik. Seorang pengidap yang telah dinyatakan positif Aids, biasanya sejumlah gejala fisik akan nampak, seperti batuk dan diare terus menerus serta munculnya jamur di beberapa bagian tubuh termasuk mulut.

( Amelia Hapsari / CN27 / JBSM )

Sumber: http://suaramerdeka.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4803