Kadinkes Bantah Dokter Sumut Sebar HIV AIDS
Tanggal: Tuesday, 27 September 2011
Topik: HIV/AIDS


Okezone.com, 27 September 2011

MEDAN - Belakangan ini, banyak pesan singkat beredar ke tengah masyarakat yang mengimbau agar waspada terhadap penularan virus HIV/AIDS yang sengaja ditularkan melalui tusuk gigi.

Disebut-sebut pula, para pelaku adalah sekelompok dokter yang menangani kasus HIV/AIDS yang kecewa lantaran tidak mendapat perhatian pemerintah daerah.

Menanggapi hal itu, Kadis Kesehatan Pemko Medan, Chandra Syafie, menyatakan penularan virus HIV AIDS melalui tusuk gigi sangat tidak mungkin.

Dirinya menyebutkan, selama ini tidak pernah mendapat laporan adanya sekelompok dokter yang kedapatan menularkan virus mematikan tersebut ke masyarakat, hanya karena alasan kecewa dengan pemerintah daerah tempat para dokter bertugas.

"Siapa yang mau mengunakan tusuk gigi bekas, artinya kemukinan sangat tidak mungkin penularan terjadi lewat tusuk gigi," sebut Chandra dalam pesan singkat yang diterima okezone, Selasa (27/9/2011).

Dia meminta kepada masyarakat untuk tidak cemas apalagi langsung mempercayai informasi yang beredar melaui pesan singkat tersebut. Karena menurutnya, bisa jadi isi pesan singkat tersebut permainan provider atau pelaku kejahatan jaringan.

Lantaran, pesan imbauan tersebut diminta untuk disebarkan ke orang-orang terdekat. Sehingga dia menyimpulkan, pesan singkat tersebut adalah palsu atau hoax.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pemprov Sumatera Utara (Sumut), jumlah kasus HIV AIDS sampai semester pertama 2011 sebanyak 4.357 kasus di Sumut. Jika dibanding tahun lalu, angka ini tidak berbeda jauh.

"Jumlah kasus HIV AIDS sampai dengan Juli 2011 sebanyak 4.357, yang kita temukan dari Klinik VCT kita bentuk di beberapa kabupaten kota di Sumut," lanjut Chandra.

Jumlah kasus terbanyak, kata Chandra, berada di Kota Medan kemudian disusul Kabupaten Deli Serdang lalu Kabupaten Simalungan. Jumlah penderita pun didominasi oleh laki-laki.

"Penularan bisa terjadi bila ada kontak cairan atau darah yang tercemar HIV," tandasnya.

Sebelumnya beredar isi pesan singkat yang beredar di masyarakat. Dalam isi pesan singkat tersebut, pengirim memberitahukan akan kewaspadaan penularan HIV AIDS melalui tusuk gigi.

Di pesan singkat tersebut juga menjelaskan, penularan tersebut dilakukan sejumlah oknum dokter HIV AIDS yang kecewa atas kurangnya perhatian dari Pemerintah Sumut dalam penanganan HIV AIDS di wilayahnya. (kem)

Sumber: http://news.okezone.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4807