WHO Kunjungi Klinik Mawar Singkawang
Tanggal: Thursday, 29 September 2011
Topik: Narkoba


Harian Equator, 27 September 2011

Singkawang - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) didampingi Kementerian Kesehatan, KPAN, dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar berkunjung ke Klinik Mawar RSUD Abdul Aziz Singkawang.

“Kunjungan WHO ini sampai 27 September,” kata Irawati, Konselor Klinik Mawar ketika menerima kunjungan rombongan WHO tersebut di Klinik Mawar RSUD Abdul Aziz Singkawang, Sabtu (24/9) lalu.

Irawati yang didampingi rekannya sesama konselor Klinik Mawar, Neny mengatakan, selain untuk melihat data, pelayanan, tempat dan lainnya, rombongan dari WHO itu juga akan mewawancara beberapa tim Klinik Mawar, instansi terkait, Orang Dengan HIV AIDS (ODHA)

Neny menjelaskan, untuk review visited external itu, pada hari pertama rombongan sudah mendengarkan ekspos tentang Klinik Mawar yang disampaikan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Penanggulangan HIV/AIDS RSUD Abdul Aziz Kota Singkawang, sekaligus Pimpinan Klinik Mawar, dr Budi Enoch SpPD.

Usai mendapatkan penjelasan dari Pimpinan Klinik Mawar, WHO beserta rombongan meninjau langsung sistem dan pelayanan pasien dilanjutkan ke DKT, lapas, dan sorenya melihat pertandingan bola voli antarwaria di Mess Daerah.

Senin (26/9) kemarin, petugas dari WHO akan mewawancarai Dinas Kesehatan dan KPAD. Selanjutnya, hari ini rombongan akan berkunjung ke Klinik IMS untuk acara tanya jawab dan mini workshop.

Ketika menerima WHO dan rombongannya tersebut, selain Tim Klinik Mawar, hadir pula Wakil Direktur RSUD Abdul Aziz dr Barita Ompusunggu, Kepala Lapas Singkawang dan SSR Kota Singkawang.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Klinik Mawar dr Budi Enoch menjelaskan program-program yang selama ini sudah dilakukan Klinik Mawar, di antaranya pertemuan rutin anggota tim, membangun jejaring di wilayah Singkawang Bengkayang dan Sambas (Singbebas).

“Karena Klinik Mawar tidak hanya melayani masyarakat Kota Singkawang saja. Bahkan warga dari Kucing, Malaysia juga menjadi pasien di Klinik Mawar Singkawang,” katanya.

Selain itu, Klinik Mawar juga memberikan konseling kepada penderita HIV/AIDS dan keluarganya, mengoordinasikan dan mengontrol pemberian ARV, rujukan dan pendampingan, pelatihan tingkat lokal, nasional, internasional, harm reduction (kondomisasi dan spuit), empowerment pemerintah daerah, penyebarluasan informasi dan penyuluhan, dokumentasi, dan pelaporan.

Ketika ekspose pimpinan Klinik Mawar Singkawang, salah seorang anggota tim WHO Mr Phillip menanyakan tentang hambatan penanggulangan HIV/AIDS di wilayah Singbebas dan dijawab Budi dengan panjang lebar, di antara hambatan tersebut adalah mengenai dukungan dari semua pihak. (dik)

Sumber: http://www.equator-news.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4812