http://www.jpnn.com
">


HIV/AIDS Rengut 369 Jiwa di Kalbar
Tanggal: Monday, 03 October 2011
Topik: HIV/AIDS


JPNN.COM, 30 September 2011

PONTIANAK - Penyebaran HIV di Kalbar mencapai 3.151 kasus, AIDS 1.539 kasus, 369 orang meninggal dunia hingga Juli 2011. Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya menyatakan tidak ada kelompok yang tak rentan terhadap penyakit tersebut. Seluruh bupati dan wali kota diminta mengalokasikan dana untuk penanggulangan dan pencegahannya.

”Kalbar memiliki tingkat kerawanan tinggi karena penularannya sulit terdeteksi. Bupati dan wali kota untuk mengalokasikan dana program upaya operasional penanggulangan dan pencegahan HIV/AIDS,” ujar Christiandy ketika membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan AIDS Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

Menurut Christiandy, angka kasus HIV/AIDS yang dilaporkan jauh dari keadaan sebenarnya. Saat ini Kalbar masuk sebagai daerah epidemi penyakit tersebut. Tingginya mobilitas penduduk ke tempat yang insiden HIV tinggi, dan digunakannya pos lintas batas Entikong sebagai pintu keluar masuk ke negara tetangga Malaysia mempengaruhi epidemi HIV/AIDS. Tingginya kasus trafficing menambah rumitnya permasalahan dan penanggulangannya.

”HIV/AID S bukan masalah kesehatan saja, tetapi juga aspek lainnya dan perlahan ke seluruh aspek kehidupan manusia,” katanya.

Perlu dilakukan upaya pencegahan melalui program dan kerjasama dari instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat. Saat ini banyak program dilakukan untuk menghambat lajunya penularan HIV/AIDS. Tetapi masih bersifat parsial dan tidak komprehensif. Program berjalan sendiri-sendiri sehingga daya jangkau ke masyarakat tidak maksimal.

”Ciptakan lingkungan kondusif untuk mengurangi stigmatisasi. Seluruh SKPD yang masuk ke dalam pengurusan Komisi Penanggulangan AIDS harus bisa menyusun program anggaran penanggulangan. Harus sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota,” ungkapnya.

Christiandy mengimbau seluruh masyarakat untuk berani memeriksakan kesehatannya. ”Pemeriksaan kesehatan ini untuk mencegah penularannya,” katanya. (uni)

Sumber: http://www.jpnn.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4838