http://www.balipost.co.id
">


Cegah Anak Tertular HIV .... 139 Ibu Hamil Jalani Program PMTCT
Tanggal: Tuesday, 04 October 2011
Topik: HIV/AIDS


Bali Post, 04 Oktober 2011

Denpasar: Ibu-ibu yang terinfeksi HIV dan hamil ternyata bisa melahirkan bayinya tanpa harus terinfeksi virus dengan menjalani program PMTCT. Sejak Program PMTCT (Preventing Mother To Child Transmission) RS Sanglah dibentuk tahun 2005 lalu, jumlah ibu hamil positif HIV yang menjalani program ini tercatat 139 orang. Program PMTCT sendiri adalah program pencegahan infeksi virus HIV dari ibu hamil ke bayinya.

Berdasarkan data, dari 139 ibu hamil dengan HIV/AIDS yang menjalani PMTCT, tercatat 115 bayi lahir dan 36 di antaranya sudah dinyatakan negatif atau tidak terinfeksi HIV dari sang ibu. Sementara sisanya masih menunggu bayi cukup umur dalam hal ini harus berumur 18 bulan untuk bisa dites HIV. Dari 139 pasien, masih ada sekitar 11 ibu hamil dengan HIV yang menjalani program PMTCT.

Ketua PMTCT RS Sanglah dr. AAN Jaya Kusuma, Sp.OG.(K). beberapa waktu lalu memaparkan, persentase virus HIV dari ibu hamil ditularkan ke bayinya sekitar 30 persen. Persentase ini bisa ditekan sampai 1 persen jika sang ibu menjalani program PMTCT.

Bagi pasangan ODHA maupun ibu yang positif HIV, jika hendak hamil disarankan menjalani program PMTCT sejak awal. Sebelum hamil, ibu harus menjalani berbagai persiapan. Jika virus berada dalam jumlah terendah dan CD4 atau sel daya tahan tubuh berada di puncak tertinggi, proses pembuahan untuk kehamilan sangat disarankan pada masa itu. Selama kehamilan, ibu akan menjalani terapi ARV (Anti-Retro Viral). ''Paling lambat terapi ARV diberikan pada ibu empat minggu sebelum kelahiran,'' ujar Jaya Kusuma.

Menurut Jaya Kusuma, selain menjalani terapi ARV, proses kelahiran bayi juga tidak lewat persalinan normal namun lewat operasi caesar. Tindakan ini diambil untuk meminimalkan kontak virus pada bayi. ''Saat melahirkan, virus HIV di jalan lahir meningkat sehingga untuk meminimalkan kontak virus bagi bayi, cara lahirnya lewat operasi,'' ujar Jaya Kusuma. (san)

Sumber: http://www.balipost.co.id






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4885