http://makassar.tribunnews.com
">


SRAD Sulsel Laris di Pernas IV HIV
Tanggal: Thursday, 06 October 2011
Topik: HIV/AIDS


TRIBUN-TIMUR.COM, 05 Oktober 2011

Pada hari kedua Pertemuan Nasional (Pernas) IV HIV di Hotel Inna Garuda, Jokyakarta, lebih fokus membahas tentang kelembagaan KPA provinsi dan kabupaten/kota. Dari pembahasan tersebut setidaknya ada kegelisahan kelembagaan KPA yang terasa di beberapa daerah masih kurang mendapatkan dukungan kebijakan penganggaran program P2HIV.

Dalam pertemuan koordinasi dan konsolidasi KPA nasional yang digelar di sela-sela Pernas IV AIDS provinsi wilayah Sulawesi dan Kalimantan yang dipimpin Sekretaris KPA Nasional Nafsiah Mben Boy menjelaskan bahwa kebutuhan dokumen strategi rencana aksi daerah (SRAD) sangat penting dalam mengarahkan program ke depan. Pasalnya pedoman rencana aksi yang strategis akan memandu pelaksanaan program secara konfrehensif dan terpadu.

Diingatkan kembali kepada semua KPA provinsi, kabupaten, dan kota agar sesegera mungkin menyusun SRAD dan Provinsi Sulawesi Selatan bisa menjadi penyusunan SRAD. "Alasannya KPA Sulsel sudah menyusun SRAD meskipun masih diperlukan bagian lampiran tugas dan fungsi SKPD," kata Nafsiah.

Implikasi dari SRAD ini adalah memudahkan perencanaan kegiatan aksi P2HIV dan memudahkan mengadvokasikan penganggaran program di APBD masing-masing provinsi dan kabupaten/kota. SRAD Sulsel laris manis diminta KPA provinsi lainnya untuk di jadikan referensi penyusunan SRAD.

Issu strategis juga berkembang pentingnya adalah pentingnya dunia kerja perusahaan yang mendukung program PMTS paripurna sebuah program baru untukmemutus mata rantai penularan HIV dan AIDS melalui transmisi seksual, maka program paripurna akan memadukan berbagai program di tempat kerja pekerja, THM dan layanan kesehatan secara terpadu untuk mengurangi dampak HIV.

Meskipun program lainnya seperti Harm Reduction juga akan tetap diprioritas bagi user drugs injeksion untuk memutus mata rantai penularan melalui jarum suntik.

"Akan tetapi semua kebijakan program ini akan lebih baik lagi jika didukung dengan sebuah kebijakan regulasi pemerintah apakah perda, pergub, dan perbup, sebagai wujud komitmen dan jaminan pelaksanaan keberlanjutan program," ujar Saleh Rajab, Sekretaris KPA Provinsi Sulsel di sela-sela diskusi rombongan dari Sulsel di media center Inna Garuda, pusat kegiatan Pernas IV AIDS Jokyakarta. (*/tribun-timur.com)

Sumber: http://makassar.tribunnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4903