http://www.pontianakpost.com
">


Nafsiah : Insya Allah Kalbar Tuan Rumah Pernas AIDS 2013
Tanggal: Thursday, 06 October 2011
Topik: Narkoba


Pontianak Post, 05 Oktober 2011

YOGYAKARTA - Kalimantan Barat berpeluang ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Pertemuan Nasional AIDS 2013. Kepastian daerah mana yang bakal menjadi tuan rumah akan ditetapkan pada Kamis (6/10).Direktur Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Muhammad Subuh mengakui wacana Kalbar sebagai tuan rumah Pernas AIDS berikutnya. Pihaknya sudah mengkomunikasikan secara informal hal tersebut kepada pihak yang terlibat langsung dalam proses penetapan tuan rumah tersebut.

“Saya komunikasikan secara informal kepada KPA Nasional. Mudah-mudahan Kalbar bisa sebagai tuan rumah Pernas AIDS berikutnya,” kata Subuh di Yogyakarta, kemarin. Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar itu juga sudah menyampaikan langsung secara lisan kepada Sekretaris KPA Nasional Nafsiah Mboi terkait keinginan Kalbar sebagai tuan rumah Pernas AIDS 2013 tersebut. “Belum diputuskan. Insya Allah, Kalbar ya,” kata Nafsiah ketika disampaikan informasi tersebut. Hal ini diamini sejumlah peserta pernas dari luar Kalbar yang mendengar percakapan tersebut.Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kalbar Syarif Toto Thaha Alkadrie mengakui adanya wacana tersebut. "Saya sudah koordinasi dengan pihak terkait. Ini sangat bermanfaat untuk membangun informasi mengenai AIDS bagi warga Kalbar agar semakin paham," katanya di Yogyakarta, kemarin.

Wacana itu, kata Toto, juga sudah dibicarakan dalam pertemuan informal KPA regional Kalimantan dan Sulawesi yang juga dihadiri koordinator wilayah. "Kita sama-sama berjuang agar Pernas AIDS berikutnya bisa dilaksanakan di Sulawesi atau Kalimantan," katanya. Namun, tambah dia, jika benar Kalbar ditunjuk sebagai tuan rumah, maka ini menjadi kerja keras bersama semua instansi. "Mesti ada koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, KPA-KPA di daerah, juga semua orang yang terlibat langsung maupun tak langsung dalam penanggulangan dan pencegahan AIDS," ungkap Toto.

Pihaknya optimis jika Kalbar terpilih akan siap melaksanakannya. Tentu dengan persiapan yang ekstrakeras. Infrastruktur pelayanan seperti transportasi, akomodasi juga akan dipersiapkan. Menurut Aktivis The Global Fund for AIDS, Tubercolosis, and Malaria Program Kalbar Rizal Adriansyah menyambut baik masuknya nama Kalbar dalam nominasi tuan rumah pertemuan nasional tersebut. "Saya gembira sekali. Ini prestasi besar. Apalagi dua daerah di Kalbar, Kota Pontianak dan Sambas, menerima penghargaan dari pemerintah karena komitmennya dalam menanggulangi HIV/AIDS," katanya di Yogyakarta, kemarin. Kalimantan Barat, sebuah provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara jiran, yakni Sarawak (Malaysia). Sehingga ada beberapa poin strategis agar Kalbar bisa ditetapkan sebagai tuan rumah. Apalagi komitmen untuk mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS cukup tinggi sehingga dua kabupaten/kota meraih penghargaan dari Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat yang juga Ketua KPA Nasional Agung Laksono. (mnk)

Sumber: http://www.pontianakpost.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4904