http://sindikasi.inilah.com
">


Free Sex Mewabah, Penyebaran HIV di Kaltim Tinggi
Tanggal: Thursday, 06 October 2011
Topik: HIV/AIDS


INILAH.COM, 06 Oktober 2011

Balikpapan - Penyebab tingginya angka penularan HIV/AIDS di Kaltim masih didominasi oleh hubungan seksual bebas yang mencapai 68,32 persen, disusul penggunaan narkoba hingga 21,23 persen.

Angka populasi tertinggi berada di Ibukota Kaltim, yaitu Samarinda. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Syafak Hanung mengatakan, pihaknya terus berupaya menekan angka penularan dengan cara memberikan edukasi dan sosialisasi penyebaran dan penularan tersebut, khususnya untuk remaja yang berusia 15 tahun ke atas.

“Masalahnya masih didominasi oleh penyimpangan perilaku, dalam hal ini moral dan juga kesiapan kita menghadapi pergeseran informasi. Meskipun angka pengguna narkoba juga berperan dalam tingginya tingkat penularan di Kaltim,” jelasnya, beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, saat ini perkembangan penderita HIV AIDS dari tahun ketahun semakin meningkat, di mana Kaltim juga termasuk salah satu provinsi yang berkontribusi dalam tingginya angka penularan tersebut.

“Yang terpenting adalah moralnya, siapa bilang orang yang tertular HIV AIDS itu adalah orang baik-baik,” tegasnya. Lanjut, ia menjelaskan masih banyak ditemui masyarakat yang mengaku bersih namun masih melakukan tindakan yang dapat berpotensi menularkan virus HIV AIDS.

Sementara itu, ia menambahkan, tingginya mobilitas dan akses hiburan di Kaltim juga memudahkan dampak penularan untuk masyarakat. Berdasarkan estimasi penularan dengan resiko tinggi di Provinsi Kaltim dua tahun lalu mencapai 100.110 jiwa yang berpotensi.

“Belum lagi kurangnya informasi mengenai penularan tersebut, ini akan menjadi stigma di masyarakat yang berakibat pada diskriminasi para pengidap HIV AIDS. Dimana terdapat tindakan-tindakan pengasingan membuat warga yang dianggap beresiko tinggi masih enggan untuk memeriksakan kesehatannya,” ujarnya menambahkan. [mah]

Sumber: http://sindikasi.inilah.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4907