http://manado.tribunnews.com
">


Mati Lampu Hambat Acara, Billy Lombok Kecewa pada PLN
Tanggal: Monday, 10 October 2011
Topik: Narkoba


TRIBUNMANADO.CO.ID, 07 Oktober 2011

MINAHASA - Pelaksanaan Festival Seni Pemuda GMIM di Kakas, Minahasa penuh perjuangan. Selain cuaca buruk, PLN juga memberikan pelayanan yang tak memuaskan, akibatnya ratusan pemuda dari berbagai daerah di Sulawasi Utara pun kecewa.

Demikian disampaikan Penatua Pemuda Sinode GMIM Billy Lombok, Jumat (7/10). "Kita kecewa karena tidak didukung seratus persen oleh PLN. Beberapa jam FSPG tertunda karena lampu mati," ungkap Lombok.

Agenda acara ini menjadi kacau karena pemadaman listrik yang terjadi pukul 15.00 hingga 18.00 Wita. "Semua acara terganggu. Puluhan peserta urung naik panggung, karena penggunaan genset tidak pas untuk kegiatan ini, akan sangat mempengaruhi penilaian," katanya.

Kekecewaan Lombok beralasan. Sebab sebelumnya secara resmi sinode GMIM lewat Komisi Pemuda Sinode dan panitia sudah menyampaikan permohonan ke PLN sekaligus pemberitahuan tentang kegiatan ini. "Padahal FSPG mampu menjadi barometer Pemuda GMIM untuk mendukung Sulut menjadi kota tujuan wisata religius. Tapi yah rasanya belum ada pengertian," ucapnya.

Dijelaskan Billy FSPG bukan hanya suatu momentum ruang sempit kompetisi. FSPG memiliki pekerjaan berat yaitu 1. Mampukah FSPG mengisi kursi2 kosong di jemaat 2. Akankah FSPG mampu melatih kemandirian 3. FSPG akan menjadi social tools untuk melawan HIV Aids, Narkoba, dan pelesetarian lingkungan, karena FSPG merupakan pertemuan kualitas dan kuantitas. "Kami yakin FSPG akan mampu mereduksi jumlah kenakalan generasi muda, memelihara dan memberikan kesempatan pada optimisme pemuda untuk berprestasi. Sebab semua yang disini adalah kegiatan kepemudaan dalam berbagai bidang seni," jelasnya.

Ketua Panitia Melisa Gerungan, menuturkan, acara di mulai serentak, pukul 11.00 Wita, Jumat (7/10). Ibadah pembukaan dihadiri Bupati Minahasa Vreeke Runtu, big choir, small choir, theater, band rohani, CCA, bintang vokalia putera puteri, vocal group seri B, seri A dan seri A 1.

"Semua dilaksanakan oleh 9 jemaat yg ada di wilayah kakas 1. Jumlah peserta berasal dari 447 jemaat," katanya via rilis ke Tribun Manado.

Hari ini sampai hari minggu, small choir hari minggu Final, sebenarnya jadwal sampai hari sabtu, tapi karena peserta sangat membludak, kita extend waktu sampai hari minggu. "Hadiah langsung diserahkan saat selesai perlombaan," jelasnya.(dit)

Sumber: http://manado.tribunnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4912