http://medan.tribunnews.com
">


KPA Tak Bisa Memaksa Periksa Istri Penderita AIDS
Tanggal: Monday, 10 October 2011
Topik: Narkoba


TRIBUN-MEDAN.com, 08 Oktober 2011

PALANGKARAYA - Ketua Komisi Penanggulangan HIV-AIDS Wiliam Katopo, Sabtu (8/10) mengatakan, tewasnya salah seorang calon penumpang Sriwijaya Air tujuan Palangkaraya-Jakarta yang meninggal akibat mengidap HIV-AIDS juga rawan menularkan penyakit tersebut kepada istri dan anaknya, karena keduanya adalah orang terdekat korban penerdita penyakit mematikan terebut.

"Memang anak dan istrinya, terutama istri korban memang rawan terjangkit penyakit itu, tetapi kami tidak bisa memaksa dia untuk diperiksa, karena itu adalah hak dia, jika kami memaksa untuk memeriksanya itu namanya melanggar hak asasi manusia. Kami paling bisa hanyalah melakukan atau menawarkan konseling untuk memberikan pengertian kepadanya agar memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit, karena dia dan anaknya juga rawan tertular penyakit suaminya itu, tetapi jika dia tidak menghendakinya, kami juga tidak bisa memaksa," katanya lagi.

Sebelumnya, Agus Prabowo (31) meninggal karena penyakit HIV-AIDS di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Rabu (5/10) saat ingin bertolak ke Jakarta menggunakan Pesawat Sriwijaya Air. Istrinya, Undani (27), mengatakan dia baru dua bulan ini mengetahui suaminya itu menderita penyakit HIV-AIDS tersebut. (*)

Sumber: http://medan.tribunnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4915