http://international.okezone.com
">


Dipaksa ML, Sopir Taksi Hampir Kehilangan Telinga
Tanggal: Wednesday, 12 October 2011
Topik: Narkoba


Okezone.com, 11 Oktober 2011

KUALA LUMPUR - Telinga seorang sopir taksi berusia 61 tahun nyaris copot karena gigitan istrinya yang saat itu hendak memaksanya untuk berhubungan sex.

Istri dari sopir taksi itu adalah wanita berusia 29 tahun asal Vietnam. Wanita itu pun langsung menyiramkan minyak angin ke mata suaminya sendiri dan mengancam akan memotong kemaluan korban sebelum akhirnya korban melarikan diri.

"Saya meminta agen pencari jodoh untuk mencarikan saya seorang istri yang tidak agresif, namun mereka meminta uang kepada saya," ujar Chin Weng Seng, seorang sopir taksi malang itu, seperti dikutip The Star, Selasa (11/10/2011).

Chin Weng Seng menggunakan sebuah jasa pencarian jodoh di Malaysia untuk menemukan pasangannya. Dirinya pun membayar RM18.000 atau sekira Rp51 juta untuk mendapat seorang istri.

Chin merupakan seorang pria yang belum pernah menikah sebelumnya, dan istri barunya yang diduga menyidap penyakit HIV AIDS. Chin memilihnya karena wanita itu merupakan salah satu wanita tercantik yang ditunjukkan oleh jasa pencari jodoh tersebut. Namun saat ini, Chin justru khawatir akan penularan virus HIV dari istrinya yang sudah menggigit telinga Chin hingga berdarah.

Setelah dirinya diserang oleh istrinya sendiri, Chin langsung melapor pada kepolisian di Ampang. Tiga hari kemudian, istri Chin langsung membereskan perabotannya dan kabur.

Pemerintah Malaysia pun berencana akan menjadwalkan pertemuan dengan perempuan asal Vietnam dan jasa pencarian jodoh ini untuk mendengar kesaksiannya.

Pemerintah Malaysia juga mengindikasikan, jasa pencari jodoh ini adalah sebuah sindikat yang bekerja untuk menggoda pria. Kasus yang sama juga sudah pernah terjadi lima kali pada 2010, namun kasus yang dialami Chin adalah kasus terparah yang pernah ada.(rhs)

Sumber: http://international.okezone.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4942