http://www.detikhealth.com
">


WHO: Untuk Pertama Kalinya, Jumlah Kasus TBC di Dunia Turun
Tanggal: Wednesday, 12 October 2011
Topik: Narkoba


detikHealth, 12 Oktober 2011

Jakarta, Sepanjang sejarah, penyakit Tuberculosis atau TBC sangat sulit diberantas. Namun untuk pertama kalinya, organisasi kesehatan dunia atau WHO mencatat penurunan cukup signifikan pada jumlah penderita maupun korban meninggal karena TBC.

Dalam laporan berjudul Global Tuberculosis Control Report 2011, WHO menyampaikan bahwa jumlah kasus baru TBC di dunia pada 2010 tercatat 8,8 juta dan jumlah korban meninggal 1,4 juta jiwa. Angka ini turun dibanding tahun-tahun sebelumnya, misalnya 9,4 juta kasus baru pada 2009.

"Ini adalah kemajuan yang sangat besar, tapi tidak ada alasan untuk berpuas diri," ungkap Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (Sekjen PBB), Ban Ki-Moon saat mengomentari laporan tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (12/11/2011).

Meski turun, Sekjen PBB menganggapnya masih terlalu besar karena jutaan orang masih berisiko meninggal karena TBC setiap tahunnya. Karena itu berbagai upaya pencegahan dan pengobatan harus dilakukan, khususnya di kalangan warga yang miskin dan rentan tertular.

Saat ini diperkirakan 30 persen penduduk dunia sudah pernah terinfeksi kuman TBC, namun hanya sebagian kecil saja yang berkembang menjadi penyakit. Hal ini menunjukkan bahwa pada dasarnya tubuh manusia memiliki kekebalan sendiri terhadap bakteri penyebab TBC.

Meski demikian, ketika sudah berkembang menjadi penyakit maka kuman-kuman itu harus diobati hingga tuntas. Proses pengobatan yang berlangsung selama rata-rata 6 bulan sering membuat pasien tidak betah, lalu berhenti di tengah jalan dan menyebabkan resistensi atau kuman menjadi kebal.

Selain masalah kepatuhan minum obat, kendala lain dalam pemberantasan TBC adalah meningkatnya kasus infeksi HIV/AIDS. Pada pengidap HIV/AIDS, penyakit TBC menjadi salah satu infeksi penyerta atau oportinistik yang paling banyak memakan korban meninggal.

Sumber: http://www.detikhealth.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4945