Makin Banyak Remaja Karawang Terlibat Narkoba
Tanggal: Monday, 17 October 2011
Topik: Narkoba


Pos Kota, 13 Oktober 2011

KARAWANG – Peredaran narkoba di Kabupaten Karawang kian memprihatinkan. Sejak Januari s/d Agustus 2011 tercatat sebanyak 52 kasus dan 62 tersangka. Setiap bulan terdapat tujuh kasus dan delapan tersangka, yang sebagaian besar kasus tersebut terjadi di kalangan remaja.

Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Karawang, yang juga sebagai Wakil Bupati Karawang, dr. Cellica Nurachadiana pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di SMPN 1 Jatisari, Karawang mengungkapkan, perlu menjadi perhatian serius oleh generasi muda di Karawang, terlebih sifat dari narkoba yang sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kecanduan bagi penggunanya.

”Seseorang yang telah terkena narkoba maka tubuhnya akan senantiasa menagih barang haram tersebut, dan tentunya para pengguna tersebut tidak akan memiliki masa depan,” tambahnya.

Cellica Nurachadiana yang membuka acara ini, mengatakan, Indonesia saat ini bukan lagi sebagai negara transit, namun sudah dapat dikatakan sebagai negara produsen narkoba jenis psikotropika dengan jumlah penyalahgunaan narkoba mencapai 4 juta orang.

”Persentase tertinggi didominasi oleh kaum remaja usia produktif yang mencapai kasus kematian akibat penyalahgunaan narkoba mencapai 15 juta jiwa pertahun, ” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Cellica, Karawang yang letaknya sangat strategis yang dekat dengan Ibu Kota Jakarta dan Bandung selain sebagai daerah transit juga sudah menjadi daerah peredaran gelap narkoba. ”Kab. Karawang saat ini telah dijadikan target peredaran oleh pelaku/bandar Narkoba dalam melakukan aksinya,” tuturnya.

Oleh karena itu, Cellica berharap seluruh siswa yang hadir dalam sosialisasi ini dapat mensosialisasikan kembali ilmu dan pengetahuan yang telah didapat kepada keluarga, teman-teman, dan masyarakat lainnya. Terlebih remaja merupakan generasi penerus bangsa, dan dipundak kalian lah tanggung jawab pembangunan Karawang dimasa yang akan datang.

”Kemajuan dan kemunduran Kab. Karawang akan sangat bergantung pada kualitas generasi penerusnya, yang tentunya harus bersih dari narkoba,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Jatisari, H. Mansur, S.Pd berharap dengan adanya kegiatan ini, para siswa dapat semakin mengetahui akan bahaya penyalahgunaan narkoba, dan semakin menambah ilmu guna menjadi manusia yang berguna.

CEGAH HIV DI LAPAS

Sehari sebelumnya dr. Cellica yang juga sebagai Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Karawang, melakukan kegiatan sosialisasi bahaya dan penanggulangan HIV AIDS yang diikuti oleh 100 warga binaan Lapas Kelas IIA Karawang, di Lapas Karawang.

Cellica mengatakan, dirinya atas nama Ketua KPA dan Pemerintah Kabupaten Karawang berupaya terus melakukan sosialisasi Hal ini karena kegiatan ini memiliki arti penting dalam upaya memutus mata rantai penyalahgunaan Sex Bebas dan Jarum suntik, Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan, keberadaan HIV AIDS bagaikan fenomena gunung es, dimana jumlah kasus sesungguhnya jauh lebih besar dari data-data yang ada.

Diperkirakan sampai dengan bulan septemer 2011 angka kasus yang terjangkit virus ini mencapai 270 Kasus dan kebanyakan kaum pria. Menurutnya sampai saat ini belum ada obat yang mampu menyembuhkan oleh karenanya marilah kita bersama-sama memerangi dan menghindari perbuatan-perbuatan yang tidak sehat, melakukan hubungan sex bebas, berganti-ganti pasangan. Namun bagi yang telah terjangkit kita bersama-sama jangan

Sedangkan Kepala Lembaga Pemasyarakat Kelas IIA Karawang Drs. Wahidin, mengatakan pihaknya sangat apresiatif atas digelarnya kegiatan ini mengingat warga binaan kami sangat minim pengetahuan mengenai HIV/Aids, dengan digelarnya kegiatan ini akan menambah ilmu dan bekal kepada mereka, siapa tahu ada diantara warga binaan yang terindikasi virus ini.

Wahidin menyebutkan, sebanyak 100 dari 700 warga warga kami yang ikut sosialisasi ini mudah-mudahan usai mendapatkan bekal dan ilmu dapat ditransfer kepada rekan yang lain sehingga ada kesepaham, siapa tau usai menjalankan hukuman dan telah insaf mereka akan menjadi Kader di KPA. Harapnya. (nourkinan/dms)

Sumber: http://www.poskota.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4959