http://gayahidup.inilah.com
">


Sst... Ringtone Kondom' Buat Seks Lebih Aman ?
Tanggal: Thursday, 20 October 2011
Topik: Narkoba


INILAH.COM, 19 Oktober 2011

Jakarta - Guna mengurangi dampak penderita penyakit seksual menular seperti HIV/AIDS di India, sebuah 'ringtone kondom' diciptakan untuk membuat seks lebih aman.

Sebuah nada dering yang menyanyikan "kondom, kondom, kondom" telah menarik lebih dari 270.000 unduhan sejak diluncurkan sebulan dan telah menyebarkan pesan seks yang aman untuk lebih banyak pengguna ponsel di India dan luar negeri.

Seperti dikutip dari Reuters, inovasi nada dering "Kondom acapella" yang memuat kata kondom saat dinyanyikan dalam melodi yang tumpang tindih adalah karya dari duo India, Rupert Fernandes dan Vijay Prakash, yang nada dering tersebut bisa didengar, dan telah mencapai lebih dari dua juta hits sejak nada dering dirilis ke publik.

Kampanye itu telah diproduksi oleh BBC World Service Trust di India dan bertujuan menyasar jumlah pengguna ponsel India telepon, saat ini diperkirakan lebih dari 250 juta.

Menurut angka terbaru, 2,4 juta orang hidup dengan HIV di India. Hanya sekitar setengah dari populasi yang berisiko, termasuk pekerja seks dan pria yang berhubungan seks dengan laki-laki memiliki akses ke langkah-langkah pencegahan HIV, demikian menurut lembar fakta UNAIDS terbaru.

Stigma dan tabu yang berkaitan dengan pendidikan seks adalah tantangan utama yang harus dihadapi dalam program pencegahan HIV/AIDS di India.

Kurang dari sepertiga dari penduduk usia muda yang disurvei dapat mengidentifikasi cara-cara untuk mencegah infeksi HIV dengan benar.

Belum pernah dilakukan sebelumnya nada dering ponsel digunakan untuk menyampaikan pesan kesehatan sosial atau publik, kata Yvonne MacPherson, Country Director BBC World Service Trust India.

"Kami ingin menciptakan sepotong percakapan yang akan membuat orang berbicara dan akhirnya memecah tabu tentang kondom," kata dia seperti dilaporkan Reuters Health.

"Kami ingin kondom dilihat seperti setiap produk kesehatan lainnya,"pungkasnya seperti dikutip Reuters. [mor]

Sumber: http://gayahidup.inilah.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=4990