http://www.analisadaily.com
">


Sumut Perlu Rumah Singgah untuk Ibu dan Anak HIV
Tanggal: Wednesday, 26 October 2011
Topik: HIV/AIDS


Harian Analisa, 25 Oktober 2011

Medan: Sumatera Utara dinilai perlu memiliki rumah singgah untuk ibu dan anak HIV positif yang tidak mendapatkan perhatian keluarga atau lingkungan masyarakat. "Kita (Sumut-red) tidak ada rumah singgah, sehingga jika ada kasus kita kesulitan mau menempatkan ibu dan anak HIV positif itu dimana," sebut Andi Ilham Lubis, Project Officer Global Fund, Dinkes Sumut, Senin (24/10).

Beberapa penggiat peduli HIV dan AIDS yang ada, sebut Andi, pada prinsipnya setuju untuk mendirikan rumah singgah. "Mungkin sifatnya tidak atas nama satu lembaga, tapi pribadi-pribadi lembaga yang ada satu visi dan misi membentuk lembaga untuk mendirikan dan mengelola rumah singgah tersebut," jelas Andi usai rapat rencana pembentukan lembaga tersebut.

Karena bentuknya rumah singgah, lanjutnya, maka sifatnya ibu dan anak HIV positif yang bakal ditampung tidak selamanya, karena ada batas waktu. "Sembari sambil memberikan advokasi kepada pihak keluarga agar mereka bisa diterima lagi di keluarga," ungkap Andi lagi.

Hal senada juga diungkapkan Rahmat Kurniawan. Menurutnya, rumah singgah memang harus ada di Sumatera Utara. Apalagi, ke depan persoalan ibu HIV positif dan anak HIV positif di Sumatera Utara makin banyak.

Melihat perkembangan kasus saat ini, maka ke depan masalah HIV dan AIDS sudah merasuk ke bagian ibu rumah tangga dan anak. "Mau tidak mau, sudah harus dipikirkan bagaimana pemecahan masalah itu nantinya. Rumah singgah, sebagai solusi sementara dinilai sangat tepat jika memang ada kasus dimana ibu dan atau anak HIV positif yang tidak mendapat perhatian keluarga," jelas Rahmat.

Bagaimana nantinya untuk akomodasi penghuni rumah singgah, sejauh ini belum dipikirkan secara matang karena pembentukan rumah singgah masih dalam proses. Hanya saja, beberapa rencana termasuk menggaet kepedulian swasta, lembaga sosial dan perusahaan untuk berpartisipasi. "Mungkin bentuknya seperti anak asuh," tambah Andi.(nai)

Sumber: http://www.analisadaily.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5023