http://www.equator-news.com
">


Cewek Karaoke Tes HIV/AIDS
Tanggal: Wednesday, 26 October 2011
Topik: HIV/AIDS


Harian Equator, 25 Oktober 2011

Putussibau – Mendeteksi secara dini penyakit HIV/AIDS, Dinas Kesehatan Kalbar mengambil sampel darah cewek-cewek karaoke di Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (24/10).

Seorang petugas Dinas Kesehatan Kalbar didampingi petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu dan puskesmas, masing-masing berjumlah dua petugas. Mereka kemudian di-backup belasan petugas Satpol PP Kapuas Hulu.

Setidaknya ada empat lokasi karaoke yang didatangi petugas yang berada di Kecamatan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan. Dari keempat lokasi karaoke tersebut petugas berhasil mengambil 67 sampel darah para pelayan karaoke. Satu per satu cewek-cewek karaoke ini diambil darahnya untuk dites, apakah terjangkit virus HIV atau tidak.

Rudi Ansari, petugas bagian program penanganan HIV/AIDS dari Dinas Kesehatan Kalbar mengatakan, setelah darah diambil kemudian dites. Bila ditemukan dari para wanita ini yang terjangkit virus HIV, maka akan dikonfirmasikan lebih lanjut ke pusat. Kemudian yang terjangkit tersebut akan dipantau perkembangannya dan dirujuk.

”Sebenarnya malam ini juga bisa tahu hasilnya. Tapi sebelumnya hasil tersebut akan kita konfirmasikan dulu ke Pontianak,” jelasnya.

Dikatakan Rudi, kegiatan pemeriksaan HIV ini akan rutin dilakukan. Begitu juga di Kabupaten Kapuas Hulu, sudah beberapa didatanginya. “Ini akan rutin kita lakukan. Minimal satu kali dalam setahun,” katanya.

Adapun tujuan dari kegiatan ini guna untuk menemukan kasus-kasus baru mengenai HIV. Sehingga virus HIV akan secara dini terdeteksi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

“Karena kalau sudah parah akan rugi diri sendiri, maupun masyarakat luas. Oleh karena kebijakan kita untuk menemukan sedini mungkin virus HIV tersebut,” ungkap Rudi.

Virus HIV, jelas Rudi, dapat menular melalui seks bebas yang tidak aman dan lainnya. Misalnya tidak menggunakan kondom dan berganti-ganti pasangan. Namun saat ini penyebaran HIV kebanyakan melalui penggunaan narkoba suntik secara bergiliran.

”Penyebaran melalui suntikan putaw yang tinggi, yaitu sekitar 99 persen,” jelas Rudi

Ditambahkan dia, untuk mengetahui apakah kita terjangkit virus HIV atau tidak, sebaiknya rutin melakukan tes darah. Apalagi kepada mereka yang rentan atau berisiko tinggi tertular virus yang belum ditemukan obatnya ini. “Minimal tiga bulan sekali,” tegasnya.

Kepada para cewek-cewek karaoke ini, Rudi berpesan, agar mengajak teman atau pun keluarga untuk melakukan tes HIV. Sehingga penyebaran virus yang mematikan ini dapat dideteksi sedini mungkin. (arm)

Sumber: http://www.equator-news.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5026