http://www.pikiran-rakyat.com
">


Ratusan PDI di Subang Rentan Tertular HIV/AIDS
Tanggal: Wednesday, 26 October 2011
Topik: HIV/AIDS


Pikiran Rakyat, 25 Oktober 2011

SUBANG - Ratusan pria ditinggal istri (PDI) di Kab. Subang rentan tertular Human Immunodeficiency Virus dan acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). Pasalnya, mereka kerap menyalurkan hasrat seksualnya kepada pekerja seks komersial (PSK) ketika sang isteri bertahun-tahun mencari nafkah ke luar negeri.

“Dari hasil zero survey yang kami lakukan di daerah Pantura, sejumlah PDI positif terjangkit HIV/AIDS. Bahkan, ketika istri mereka pulang, penyakit tersebut menular kepada istrinya masing-masing,” ujar aktivis Komite Penanggulangan AIDS (KPA) Subang, Riri Purwitasari didampingi stafnya, Taufik, di sela-sela pertemuan rutin para pengurus dan anggota Persatuan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kab.Subang, di sebuah rumah makan di Kec. Dawuan, Selasa (25/10)

Menurut Riri, kepergian perempuan Subang untuk menjdi TKW ke luar negeri ternyata ikut memberikan kontribusi terhadap penyebaran HIV/AIDS. Sebab, para suami mereka tidak tahan untuk puasa seks selama bertahun-tahun. Akhirnya, mereka menyalurkan birahinya ke PSK yang memang sudah tertular berbagai penyakit seksual termasuk HIV/AIDS.

Dikatakan juga, saat ini Kabupaten Subang menduduki peringkat empat di Jawa Barat yang penyebaran HIV/AIDS-nya tergolong tinggi. Sedangkan, peringkat pertama disandang Kota Bandung, disusul oleh Kota Bekasi dan Kota Bogor.

“Hingga akhir September 2011, jumlah penderita HIV/AIDS di Subang yang terdeteksi mencapai 445 kasus, dan 67 orang di antaranya telah meninggal dunia,” kata Riri.

Disebutkan, dari kasus sebanyak itu, penyebaran terbesar adalah melakui hubungan sekssual yang mencapai angka 340 kasus. Sedangkan penyebaran melalui jarum suntik narkoba tercatat 60 kasus, dan sisanya bayi yang tertular sejak dalam kandungan.

Kondisi tersebut sangat memprihatinkan sehingga diperlukan peran dan kesadaran dari semua pihak. Apalagi, orang yang terjangkit HIV/AIDS sebagian besar dari kalangan usia produktif yakni 17 hingga 20.

Sayangnya, lanjut dia, perhatian dari Pemkab Subang sangat minim. Indikasi ke arah tersebut dapat dilihat dari tidak adanya kuncuran dana untuk pencegahan HIV/AIDS di Kab. Subang. (A-106/A-89)***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5027