http://manado.tribunnews.com
">


Konsultasi Pemuda GMIM Hadirkan Malarangeng, Sarundajang, Dondokambey, dan Pua
Tanggal: Wednesday, 26 October 2011
Topik: Narkoba


TRIBUNMANADO.CO.ID, 25 Oktober 2011

MANADO - Pelaksanaan Konsultasi pemuda Sinode GMIM (KPSG) dipastikan akan mengalami penundaan dari jadwal yang sudah ditetapkan oleh panitia pelaksana. "Sebelumnya dijadwalkan tanggal (28/10) namun karena sejumlah pertimbangan ditunda sampai tanggal 29-31/10/2011 di jemaat GMIM Sion Suluun Tareran," kata ketua Panitia pelaksana KPSG John Sumual didampingi Ketua Pemuda Sinode GMIM Billy Lombok kepada Tribun Manado, Selasa (25/10/2011).

Sumual menjelaskan acara akan dibuka secara langsung oleh gubernur Sulut SH Sarundajang dan ditutup oleh Menteri pemuda dan olahraga. "Sesuai dengan permintaan gubernur dia yang akan membuka secara langsung dan penutupan oleh Menpora Andi Malarangeng," tutur wakil ketua DPRD Kabupaten Minsel.

Pelaksanaan RKPS akan menghadirkan pembicara di antaranya anggota DPR RI Olly Dondokambey, anggota DPD RI Marhany Pua, dan Menteri Bapenas. Ketua komisi Pemuda Sinode GMIM Pnt Billy Lombok pada kesempatan yang sama mengatakan kegiatan pemuda sinode GMIM yang dihelat di Suluun Tareran mendapat apresiasi yang luar biasa dari pemerintah, baik provinsi maupun pemerintah pusat.

"Gubernur akan menjadi pembicara pada sesi dialog kebangsaan dan pemberdayaan. SHS akan memberikan motivasi dan arahan tentang apa yg perlu dilakukan Pemuda GMIM dalam rangka Sulut pintu gerbang asia pasifik," tutur Lombok di pintu keluar ruang VIP DPRD Sulut.

Sedangkan Menpora Andi Malaranggeng akan membawakan materi komitmen pemuda dalam menjaga NKRI sesuai dengan isi sumpah pemuda. Terpisah Sekretaris KPSG Pnt Herman mengko menjelaskan ada beberapa point yang akan dibahasa dalam konsultasi tersebut. "Pertama tentang perhatian pemuda GMIM terhadap situasi yang terjadi dalam skala Nasional dan pola strategi apa yang akan diimplementasikan ketiak Pemuda GMIM menghadapi tantangan didaerah," kata Lurah Sarongsong ini.

Selain point-point yang sudah diuraikan di atas KPSG lebih banyak mengkritisi tentang penutupan tempat ibadah, pelarangan atau pembatasan tempat ibadah oleh kelompok yang mengatasnamakan agama dalam melakukan kekerasan. Tantangan kemandirian kewirausahaan, HIV Aids dan Narkoba, pelestarian lingkungan Hidup, dan kampanye pemuda anti kekerasan.(crz)

Sumber: http://manado.tribunnews.com






[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5036