Lomba Poster Narkoba Digelar di Solo
Tanggal: Wednesday, 02 November 2011
Topik: Narkoba


TRIBUNJOGJA.COM, 30 Oktober 2011

SOLO - Seorang anak perempuan duduk di tengah badan Jalan Slamet Riyadi Solo. Tangannya lincah menggoreskan cat poster dengan kuas pada bidang kertas karton putih berukuran A2 yang ada di hadapannya. Beberapa saat kemudian, kuas tersebut ia letakkan dan diambilnya crayon dan kembali ia goreskan pada kertas putih tersebut. Merasa cukup dengan warna warni crayon, anak perempuan itu kemudian mengganti lagi alat gambarnya dengan spidol warna-warni.

Anak perempuan tersebut bernama Faiha Nukma Nurkholishoh (17) yang mengikuti lomba menggambar poster yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, di Jalan Slamet Riyadi, Minggu (30/10/2011). Faiha sengaja menggunakan tiga alat gambar yang berbeda untuk mendapatkan warna-warna yang sesuai dengan keinginannya saat menggambar poster. "Saya gabungkan spidol, crayon sama cat air. Soalnya ketiganya memiliki sifat warna yang berbeda-beda," katanya kepada Tribun Jogja.

Siswi SMA Negeri 4 Solo tersebut, menggambarkan bahaya hubungan seks bebas. "Seks bebas itu sangat rawan penularan HIV Aids. Ibaratnya satu tetes virus sudah cukup untuk menularkannya," kata Faiha menjelaskan tema dari poster buatannya. Untuk menyelesaikan gambarnya, perempuan berjilbab tersebut membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Acara yang diikuti total 135 peserta tersebut diselenggarakan untuk menyambut peringatan Hari Kesehatan Nasional 2011. Para peserta dibagi menjadi tiga kategori, yakni tingkat SMP yang diikuti 63 peserta, tingkat SMA diikuti 53 peserta dan tingkat Karang Taruna dengan 19 peserta. "Untuk SMP temanya anti rokok, SMA kampanya hindari HIV Aids dan Karang Taruna anti narkoba," terang Seksi Ilmiah, Panitia Peringatan Hari Kesehatan Nasional Kota Solo, dr Ari Probandari.

Sumber: http://jogja.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5075