Antisipasi IMS, Pekerja Hiburan Wajib di Periksa
Tanggal: Wednesday, 02 November 2011
Topik: Narkoba


TRIBUNNEWSBATAM.COM, 01 November 2011

BATAM - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan setiap pekerja tempat hiburan yang berisiko tertular HIV/AIDS untuk melakukan pengecekan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) secara rutin.

Jika pekerja atau pengusaha menolak, maka akan menjadi pertimbangan dalam perpanjangan perizinannya kelak.

Hal ini merupakan salah satu hasil kesepakatan dalam sosialisasi Diparbud bersama 50 pengusaha tempat hiburan di Kota Batam. Acara yang dilaksanakan di ruang rapat Lantai IV Kantor Wali Kota, Selasa (1/11/2011), tersebut juga dihadiri Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Batam, Polresta Barelang, dan Asosiasi Jasa Hiburan (Ajahib) Batam.

"Ini tanggung jawab kita bersama. Saya yakin Bapak Ibu punya komitmen untuk mencegah penyebaran virus ini," terang Kepala Disparbud Batam, Yusfa Hendri.

Selain akan membuat edaran ke bar dan panti pijat, terdapat beberapa poin lain yang disepakati dari hasil rapat. Di antaranya, pemeriksaan akan dilakukan secara rutin tiap bulan.

Hanya berganti lokasi tempat usaha sesuai jadwal yang dibuat Dinas Kesehatan, Puskesmas, Disparbud, dan KPA.

Sumber: http://batam.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5097