80% HIV/AIDS Lewat Jarum Suntik
Tanggal: Tuesday, 08 November 2011
Topik: HIV/AIDS


Galamedia, 07 November 2011

GARUT - Berdasarkan data yang dihimpun sejak tahun 2007 hingga Oktober 2011, di Kab. Garut terdapat 136 penderita human immuno deficiency virus (HIV) dan acquired immuno deficiency syndrome (AIDS). Data itu terungkap pada acara penyuluhan HIV/AIDS bagi kalangan pelajar di Gelanggang Remaja Motekar SMKN 1 Garut, Sabtu (5/11).

Penyuluhan disampaikan dr. Dahlia Qadarsih dari Balai Kesehatan Paru (BKP) Kab. Garut dan Linda Pebrianti dan Garut Family Care (GFC), sebuah organisasi sosial yang peduli terhadap pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.

Menurut Linda, dari jumlah tersebut 103 orang mengidap HIV/AIDS, sedangkan 33 lainnya mengidap HIV, dan 56 di antaranya meninggal dunia. Dari jumlah tersebut juga terungkap, 80% tertular HIV/AIDS melalui jarum suntik, 15% akibat hubungan seksual, dan 5% akibat penularan dari ibu ke anak (selama proses mengandung, melahirkan hingga menyusui).

Penderita HIV/AIDS di Kab. Garut dominan berjenis kelamin laki-laki berusia antara 20 hingga 30 tahun. Sedangkan penderita di bawah umur (bayi), akibat penularan dari ibu berjumlah 11 anak, 3 di antaranya meninggal dunia. Penderita HIV, AIDS lebih banyak terdapat di kawasan Garut Kota.

Lebih jauh Linda mengatakan, hingga sejauh ini HIV/AIDS belum ada obatnya. Namun untuk meningkatkan kekebalan tubuh sementara, penderita HIV/AIDS diberi anti-repropiral (ARP). Di Kab. Garut sendiri, bagi penderita HIV/AIDS belum ada layanan khusus. (aji)**

Sumber: http://www.klik-galamedia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5135