Hilangkan Sifat Binatang Semangat Berkurban Meningkat
Tanggal: Tuesday, 08 November 2011
Topik: Narkoba


Padang Ekspres, 07 November 2011

Padangpanjang, Padek—Di beberapa daerah semangat berkurban meningkat, seperti di Padangpanjang. Selain itu, tema menghapus sifat kebinatangan seperti iri, dengki, dendam dan korupsi menjadi tema khutbah di Sijunjung dan Dharmasraya.

Jumlah kurban di Padangpanjang pada Idul Adha 1432 Hijriah ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Pada 2010 lalu, jumlah sapi hanya terdapat sekitar 426 ekor dan kambing sebanyak 23 ekor. Sedangkan pada hari raya besar Islam kali ini, jumlah sapi kurban meningkat menjadi 513 ekor sapi dan jumlah kambing kurban sedikit menurun menjadi 16 ekor.

“Jumlah tersebut masing-masing terdapat di Kecamatan Padangpanjang Barat sebanyak 290 sapi, 15 kambing. Sedangkan di Kecamatan Padangpanjang Timur terdapat 223 sapi dan 1 kambing,” ujar Kepala Dinas Pertanian Padangpanjang kepada Padang Ekspres, saat menyaksikan pemotongan hewan di balai kota setempat, kemarin.

Sejumlah sapi, kata Candra, telah menjalani pemeriksaan oleh Tim 7 dari Dinas Pertanian yang berjumlah 28 orang. Masing-masing kelompok beranggotakan empat orang, dan melakukan pemeriksaan hewan kurban di 53 masjid dan 23 mushalla.

Dari target pemeriksaan oleh tim 7, sejumlah tempat-tempat ibadah yang ada di Padangpanjang baru mendatangkan hewan kurban hari “H” penyembelihan. Karena itu, pemeriksaan hewan kurban yang dapat dilakukan hanya di beberapa tempat ibadah saja.

“Di sejumlah masjid dan mushala yang didatangi petugas kita, hewan kurban baru didatangkan pagi ini (kemarin, red). Sehingga petugas kita yang sedianya datang untuk memastikan kesehatan hewan kurban, hanya memberikan pengarahan panitia kurban terkait penyakit berbahaya yang kemungkinan terdapat pada sapi kurban, seperti Antrax,” ujarnya.

Namun demikian, selain matinya salah satu sapi kurban di salah satu masjid di kawasan Ganting, sapi-sapi kurban di Padangpanjang yang disembelih pada Minggu (6/11) kemarin dinyatakan aman. “Hasil pengawasan yang dilakukan petugas kita, sapi kurban di Padangpanjang, aman. Seekor sapi kurban salah satu masjid di Ganting, mati dikarenakan mengidap penyakit paru paru basah. Itu terjadi pada Kamis (3/11) lalu, dan sebelum pengawas kita turunkan,” terangnya.

Pantauan Padang Ekspres di lapangan, sejumlah tempat-tempat ibadah baru mendatangkan hewan kurban pada hari “H” penyembelihan. Seperti di Masjid Baiturrahman Simpang Lapan, Kelurahan Bukitsurungan Padangpanjang Barat.

Ketua Panitia Kurban Masjid Baiturrahman, Indra mengaku mendatangkan hewan kurban pada hari “H”, mengingat lokasi masjid dan kondisi cuaca. Selain perkarangan masjid yang telah difungsikan untuk parkir jemaah Id, cuaca ekstrem yang mendera Padangpanjang beberapa waktu belakangan juga sangat berisiko terhadap hewan kurban.

Hilangkan Kesombongan Di Tanahdatar, kesombongan menjadi inti khutbahDrs Zaitul Ikhlas Saad Msi mengatakan, mMelalui pakaian ihram, Allah telah mengiring umatnya yang melaksanakan haji ketitik nol agar kita tidak sombong dan angkuh.

Pakaian ihram mendorong seseorang untuk menginstal ulang segala bentuk virus yang melekat pada hati dan pikiran seperti rasa dengki, dendam, kikir, ria atau yang bahayanya lebih fatal dari virus HIV dan AIDS.

Demi Kesatuan Umat

Sementara itu, Idul Adha dipandang Bupati Dharmasraya H Adi Gunawan untuk menunjukkan spontanitas kesatuan kaum muslimin. Pertama, jutaan kaum muslimin berkumpul di tanah suci Mekkah menunaikan ibadah haji dan beratus juta kaum muslimin serentak mengagungkan asma Allah dengan gegap gempita.

Buang Sifat Binatang

Lain lagi di Sijunjung, ibadah kurban yang dilakukan dengan menumpahkan darah hewan kurban sebagai simbol agar manusia meninggalkan dan membuang sifat kebinatangan yang melekat pada diri, seperti licik, tipu daya, iri, dendam, kejam, penindasan maupun sifat buruk lainnya. Hal ini disampaikan Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, dalam sambutannya usai shalat Idul Adha, di lapangan M Yamin, depan kantor bupati Sijunjung, kemarin (6/11). Yuswir juga mengingatkaan kepada masyarakat, bahwa tujuan dari berkurban adalah untuk menanamkn kepekaan solidaritas sosial yang tinggi di antara sesama umat Islam. (ita/mal/wr/x)

Sumber: http://padangekspres.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5137