Stigma Negatif Jadi Kendala Penanggulangan HIV/AIDS
Tanggal: Wednesday, 09 November 2011
Topik: HIV/AIDS


CyberNews, 08 November 2011

Pati: Stigma negatif yang dikaitkan pada Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) jadi kendala tersendiri bagi pihak terkait dalam mengupayakan penanggulangan penyakit tersebut.

Pasalnya, stikma ini membuat para penderita tak berani bersikap terbuka dengan lingkungan sekitar. Dampaknya, upaya penanggulangan agar virus yang menyerang para penderita tak semakin parah serta upaya penekanan angka kasus HIV/AIDS, jadi sulit dilakukan.

Kedala ini diakui Wakil Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pati dokter Edi Sulistyono. "Penemuan kasus ini (HIV/AIDS) lebih karena aktifnya petugas (KPA), belum karena masyarakat atas kesadarannya sendiri," terang Edi yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati ini, Selasa (8/11).

Menurutnya, stigma negatif terhadap orang-orang yang hidup dengan HIV/AIDS harus dibuang jauh-jauh. ODHA juga manusia biasa yang butuh kasih sayang. Dalam hal ini, tentunya lingkungan masyarakat juga punya peran penting terkait upaya menghilangkan stigma tersebut.

"Keluarga, tetangga dan teman dekat seharusnya menjadi ruang sosial yang bisa digunakan sebagai tempat berbagi perasaan," tuturnya.

Dengan begitu, lanjut dia, diharapkan dapat menghilangkan ketidakberanian para penderita untuk bersikap terbuka. Sehingga, upaya penanggulangan terhadap penyakit yang menyerang kekebalan tubuh ini dapat dilakukan dengan mudah.

"Dengan hilangnya stigma itu, seseorang dengan kesadarannya (sendiri) akan memeriksakan diri, apakah dia HIV/AIDS, apa tidak," ujarnya.

Sumber: http://suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5144