Bupati Perintahkan Identifikasi Lapangan Ketika Fisik Bocah ODHA Terus Menurun
Tanggal: Wednesday, 09 November 2011
Topik: Narkoba


Pontianak Post, 08 November 2011

KETAPANG – Terus memburuknya kondisi Asa (bukan nama sebenarnya, Red) yang diduga mengidap HIV/AIDS dan mendapat diskriminasi, langsung direspon Pemkab Ketapang. Kondisi bocah berusia 10 tahun yang diberitakan di media cetak ini, kemarin (7/11) langsung dirapatkan Bupati Ketapang Henrikus bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Kabag Kesra Setda, dan Kabag Humas Setda. Menurut Bupati kondisi bocah kelas III SD tersebut perlu segera diidentifikasi. Apakah benar mengidap HIV, kemudian sudah diidentifikasi secara medis, dan lain sebagainya? Adanya informasi di media massa, menurut dia, perlu ditindaklanjuti untuk dilakukan identifikasi di lapangan.

Menurut Bupati, tak sepenuhnya kondisi di masyarakat bisa diketahui dengan cepat oleh aparatur pemerintah. Pasalnya sering terjadi masyarakat maupun LSM yang ternyata lebih mudah berhubungan dan menyampaikan informasi kondisi sosial kemasyarakatan melalui media. Oleh karena itu, adanya temuan kasus dugaan bocah pengidap HIV/AIDS yang ditularkan oleh mendiang orang tuanya, menurut dia, perlu segera ditindaklanjuti.

“Pagi ini (kemarin, Red) juga harus ditindaklanjuti ke lapangan, jika benar ia sebagai pengidap HIV, itu bukan dosa anak kecil tersebut, hal-hal seperti ini perlu cepat ditindaklanjuti,” tandas Henrikus memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan dan Kabag Kesra Setda untuk segera ke lokasi. Kondisi Asa yang semakin menurun diduga karena asupan gizi yang kurang. Peninjauan langsung ke lapangan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Hery Yulistio bersama Mad Noor Hamid, kabag Kesra Setda; Suhaimi, kabag Humas Setda; tim dari Puskesmas Sukabangun dan Pendamping dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Ketapang.

Tim langsung melakukan dialog dengan nenek pengasuh Asa. Kondisi Asa kini lebih sering sakit-sakitan. Bobotnya bocah tersebut hanya 11 kilogram di usia 10 tahun. Dari kunjungan ke lokasi tersebut diketahui bahwa penanganan oleh pihak Dinas Kesehatan kepada orang dengan HIV/AIDS sudah dilakukan sejak lama. “Seperti disampaikan tim dari Dinas Kesehatan sebagai leading sector saat di lokasi tadi, menurunnnya kondisi bocah tersebut kemungkinan besar karena asupan gizi yang kurang. Ini yang mungkin perlu diperhatikan untuk ditindaklanjuti,” kata Kabag Humas Setda Pemkab Ketapang Suhaimi. Setelah meninjau kondisi Asa, tim juga meninjau salah satu ODHA. Setelah melakukan kunjungan tersebut, kemudian Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang melaporkan ke Bupati Ketapang. (ads)

Sumber: http://www.pontianakpost.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5150