DPRD Medan tunggak 10 ranperda
Tanggal: Wednesday, 09 November 2011
Topik: Narkoba


Waspada Online, 08 November 2011

MEDAN – Hingga akhir 2011 ini, DPRD Medan belum menuntaskan pembahasan 10 rancangan peraturaan daerah (Ranperda) Kota Medan. Bahkan, ranperda tersebut terancam tidak selesai hingga berakhirnya 2011 ini.

Ketua Badan Legislasi Daerah (Baleg) DPRD Medan, Faisal Nasution juga mengaku pesimis dengan nasib 10 ranperda tersebut yang telah masuk dalam Pro Legislasi Daerah (Prolegda) 2011.

"Kalau untuk disahkan pada 2011 ini saya pesimis, mengingat pembahasan satu ranperda membutuhkan waktu yang tidak sedikit," ungkapnya, tadi malam.

Faisal menjelaskan, setiap pembahasan memerlukan waktu dan penjadwalan di Badan Musyawarah (Bamus). Tidak sedikit dalam pembahasannya satu ranperda membutuhkan pengkajian dan kadang berakhir melalui Panitia Khusus (Pansus).

"Ini yang terjadi, kadang kalau sudah terbentuk pansus waktu yang dibutuhkan lebih banyak lagi. Tidak mungkin pansus bekerja hanya dalam waktu singkat mereka butuh pengkajian dan penelaahan," ungkapnya.

Namun begitu, Faisal mengaku optimis pembahasan naskah akademis ditingkat Baleg bisa selesai sebelum bulan Desember mendatang. "Kalau untuk pembahasan naskah akademis di Baleg kita optimis bisa selesai sebelum Desember mendatang," ungkapnya.

Dikatakannya, untuk mempercepat pembahasan naskah akademis, Baleg sudah menyusun stretagi dengan membentuk tim untuk membahasan. "Kita sudah siapkan strategi dengan membentuk tim untuk membahas ranperda, di mana satu tim beranggotakan empat orang membahas empat naskah akademis ranperda yang diajukan," ungkapnya.

Dijelaskannya, 10 ranperda yang masih dalam pembahasan di tingkat pansus dan di Baleg, dimana ranperda tersebut masuk kedalam Prolegda yang diajukan pada tahun 2011. Ke-10 ranperda tersebut diantaranya, Ranperda HIV/AIDS, Cagar Budaya, Sistem Kesehatan Kota, Bangunan Gedung, Izin Pemanfaatan Ruang, Retribusi Izian Usaha Perikanan, Retribusi Pelayanan Kebersihan, Retribusi Mendirikan Bangunan, Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, Retribusi Pemakaman dan Pengabuan Mayat.

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5153