Pengidap HIV di NTB Diperkirakan 3.000 Orang
Tanggal: Monday, 14 November 2011
Topik: HIV/AIDS


Metrotvnews.com, 12 November 2011

Mataram: Komisi Penanggulangan AIDS Nusa Tenggara Barat, memperkirakan pengidap HIV/AIDS di daerahnya sedikitnya mencapai 3.000 orang. Ini perkiraan dari penyebaran melalui 494 orang yang dinyatakan positif, sampai posisi Agustus 2011.

"Dari 494 pengidap HIV/AIDS yang terdata sejak 2006, diperkirakan saat ini sedikitnya sudah ada sekitar 3.000 yang tertular, sehingga terus diupayakan penyadaran mereka untuk berobat agar penyakit itu tidak makin menyebar," kata Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H Soeharmanto di Mataram, Sabtu (12/11).

Ia mengatakan, angka estimasi itu bisa saja lebih tinggi dari fakta rill di lapangan. Karena penyebaran virus HIV/AIDS menggambarkan fenomena gunung es. Hanya sedikit yang kelihatan, namun penyebarannya telah meluas.

Namun, bisa juga lebih kecil dari fakta rill, karena belum terungkap semua pengidap virus itu akibat keengganan mereka memeriksakan diri di klinik VCT (Voluntary Counselling and Testing (VCT), yang disediakan di sejumlah rumah sakit di Pulau Lombok dan Sumbawa.

"Setiap orang yang positif mengidap HIV/AIDS diasumsikan telah menyebarkannya kepada empat sampai sepuluh orang, karena hidup bermasyarakat. Mungkin kepada istri dan anaknya atau kerabatnya, atau pun kenalan sehingga diasumsikan sedikitnya 3.000 orang sudah tertular," ujarnya.

Menurut Soeharmanto, angka estimasi itu diperlukan untuk kepentingan penanganan wabah penyakit mematikan itu, terutama dalam mengimplementasikan program penyadaran terhadap para pengidap, agar mau berobat meskipun pengobatannya terus berlanjut sepanjang hidup.

Selain itu, angka estimasi itu juga perlu diketahui masyarakat, terutama yang dikategorikan rawan tertular seperti remaja, agar mereka lebih mampu membendung dirinya dari kemungkinan tertular.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hanya 11,4 persen remaja dan anak muda Indonesia yang mempunyai pengetahuan komprehensif soal HIV/AIDS, dari aspek penularan dan cara pencegahannya. Kemkes menyatakan bahwa remaja Indonesia kurang memahami cara penyebaran dan bahaya penyakit HIV/AIDS.(Ant/DNI)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5174