MAN 2 Sabet Juara Umum
Tanggal: Monday, 14 November 2011
Topik: Narkoba


TRIBUN, 14 November 2011

PEKANBARU - Dewan Kerja Cabang 06 Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, kembali menggelar kegiatan perkemahan. Perkemahan Penegak dan Pandega itu, diikuti sekitar 24 sekolah menengah sederajat dan satu perguruan tinggi.

Acara digelar selama tiga hari, 10-13 November 2011, di Bumi Perkemahan Hutan Lindung Tenayan Raya, Pekanbaru. Perkemahan ini mengambil tema 'Rela Menolong dan Tabah Serta Terampil dan Gembira'.

Ketua pelaksana, Muhammad Khairi, mengatakan, perkemahan merupakan bagian dari program yang setiap tahun diadakan Dewan Kerja Cabang 06 Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru. "Kegiatan ini, juga sekaligus untuk memperingati Hari Pahlawan, 10 November yang lalu," kata Khairi, saat ditemui Tribun, Minggu (13/11) siang.

Kegiatan perkemahan diisi dengan berbagai perlombaan. Di antaranya, lomba administrasi, lomba kelengakapan dan kerapian formulir administrasi yang diikuti setiap sekolah. Kemudian lomba cerdas tangkas, lomba pentas seni drama, dan lain-lain.

Sementara lomba naskah usulan kegiatan, yaitu lomba membuat NUK (Naskah Usulan Kegiatan), secara baik dan benar. Lomba masakan khas, yaitu lomba memasak masakan tradisional. Juga ada lomba variasi formasi, perlombaan yang menampilkan kemampuan peraturan baris berbaris dengan menggunakan stok. Selain itu, juga terdapat lomba sholat jenazah dan juga outbound.

"Kami berusaha menyeimbangkan perlombaan, tidak hanya dibidang umum dan kepramukaan saja, tetapi juga lomba bidang agama. Secara keseluruhan, juara umum disabet oleh utusan MAN 2 Model Pekanbaru," ujarnya.

Selain itu, peserta kemah juga mendapatkan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan HIV AIDS, penyuluhan SKU dan SKK golongan penegak dan pandega, pengetahuan AGDP, pengetahuan UUDP, pengenalan satuan karya, simulasi pemadam kebakaran, dan pengetahuan cara membuat lampu lampion. Mahasiswa UIN Suska Riau ini mengatakan, berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini kegiatan perkemahan atau kehidupan perkemahan memakai sistem pemerintahaan.

Sistem kehidupan perkemahan tersebut, disesuaikan dengan sistem perkemahan tingkat nasional. Warga perkemahan atau peserta perkemahan, diiibaratkan sebagai penduduk yang seluruh pola kehidupannya disesuaikan dengan aspirasi warganya. (cr13)

Sumber: http://pekanbaru.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5184