Penderita HIV/AIDS Di Bantul Meningkat
Tanggal: Wednesday, 16 November 2011
Topik: HIV/AIDS


CyberNews, 16 November 2011

Bantul: Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bantul, yang meninggal jumlahnya cukup banyak. Berdasarkan data bulan Juni 2011, jumlah penderita HIV/AIDS mencapai 178 orang. Dari jumlah itu, 77 orang menderita AIDS dan 25 orang diantaranya meninggal karena AIDS.

Meningkatnya penderita HIV/AIDS (ODHA) di daerah selatan Yogyakarta itu, menurut Hj Siti Noor Afifah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, akibat maraknya wanita penjaja seks atau pekerja seks komersial (PSK) yang beroperasi di daerah tersebut.

''Meningkatnya penderita HIV/AIDS di Bantul, karena maraknya wanita penjaja seks yang beroperasi di daerah Bantul,'' kata Hj Siti Noor Afifah, Sekretaris Dinas kesehatan Kabupaten Bantul, siang tadi (16/11).

Siti Noor Afifah mengatakan itu saat Pertemuan Stakeholder 'Peningkatan Kapasitas Pemangku Kepentingan dalam Program Penanggulangan HIV AIDS' Kabupaten Bantul di Ros In Hotel, Kabupaten Bantul.

Dijelaskan, sampai Juni 2010 di seluruh Indonesia yang terdeteksi menderita AIDS adalah sebanyak 21.770 penduduk dan ada 60.061 yang sudah terjangkit virus HIV. Sementara di Propinsi DIY sendiri ada sekitar 1.288 orang yang sudah terkena AIDS, termasuk di Kabupaten Bantul yang juga bertambah penderita HIV/AIDS.

Adanya peningkatan WTS di Bantul, kata dia, sangat mempengaruhi jumlah HIV/AIDS di daerahnya. ''Ini merupakan tugas besar bagi Pemkab Bantul untuk selalu melakukan program penanggulangan virus HIV dan AIDS," kata Siti.

Menurut Siti, HIV AIDS bisa ditularkan melalui seks bebas dan narkoba tersebut merupakan fenomenal gunung es yang tidak diketahui akan kapan meleleh habis. Meski demikian, berbagai upaya akan selalu dilakukan untuk menanggulangi masalah tersebut. Salah satunya dengan melakukan koordinasi dengan stakeholder, yakni Dinkes Bantul, RSUD Panembahan Senopati.

Sumber: http://suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5200