Populasi penduduk rusak ozon
Tanggal: Friday, 18 November 2011
Topik: Narkoba


Waspada Online, 17 November 2011

JAKARTA - Utusan khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk bidang MDGs, Nila Moeloek mengatakan, populasi penduduk yang semakin tinggi akan mempengaruhi terjadinya penipisan lapisan ozon.

"Populasi penduduk yang banyak mengganggu tata guna lahan, akhirnya kita kekurangan air bersih, industri berkembang sehingga menyebabkan penipisan ozon," kata Nila Moeloek yang juga Ketua Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia di Jakarta, Kamis.

Nila mengatakan, permasalahan pembangunan saat ini yang masuk dalam sorotan tujuan pembangunan millenium (MDGs) di antaranya lingkungan hidup.

Tujuan MDGs tersebut berkaitan satu dengan lainnya yaitu masalah penanggulangan kemiskinan dan Kelaparan, mencapai pendidikan dasar untuk semua, mendorong kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan,

Menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya, memastikan kelestarian lingkungan hidup, dan membangun kemitraan global untuk pembangunan.

"Sampai sekarang tujuan MDGs itu menurut saya masih jauh dari harapan, misalnya angka kematian ibu melahirkan masih sebanyak 228 per 100 ribu kelahiran," kata Nila Moeloek.

Menurut Nila, semua permasalahan itu bersumber dari kemiskinan, sehingga jika kemiskinan bisa diatasi maka pendidikan bisa diraih dan kualitas hidup akan lebih baik.

Masyarakat yang mengecap pendidikan paham dan lebih arif dalam bertindak terutama yang berpengaruh kepada lingkungan termasuk merusak ozon.

"Kita bisa tahu mana barang-barang yang mengandung bahan kimia perusak ozon, jika kita tahu maka tidak kita gunakan lagi seperti mengganti hairspray yang mengandung aerosol," katanya.

Berbagai benda yang mengandung bahan kimia perusak ozon yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti (chloroflourocarbon/ CFC) metil bromida, aerosol bisa ditemui di mesin cuci, AC, hairspray, busa kursi, pabrik, tembakau, AC mobil, bahan pembersih dan sebagainya.

Nila juga mengajak masyarakat untuk tidak terus menambah jumlah anak yang akan semakin meningkatkan populasi penduduk.

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5209