Mahasiswa Perlu Menunda Rencana Menikah Muda
Tanggal: Tuesday, 22 November 2011
Topik: Narkoba


INILAH.COM, 21 November 2011

Kupang – Besarnya arus globalisasi informasi bisa mengakibatkan perilaku hidup tidak sehat dan tidak berakhkak pada remaja dan mahasiwa di Indonesia.

“Padahal jumlah remaja-mahasiswa sangat besar, yakni 64 juta atau 27,6% dari jumlah penduduk,” kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKN) Sugiri Syarief saat memberikan kuliah umum di kampus Universitas Katolik Widya Mandira, di Kupang, Senin (21/11).

Hadir dalam kesempatan itu Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dan Rektor Unika Widya Mandiri Yulius Yasinto.

Sugiri menjelaskan, melalui program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR), remaja bisa mendapatkan informasi yang berkaitan dengan penyiapan dirinya dalam menyongsong kehidupan berkeluarga yang lebih baik.

Melalui program ini, kata Sugiri, diharapkan remaja mau menunda usia pernikahan; berperilaku sehat; terhindar dari risiko seksualitas, HIV dan AIDS; bercita-cita mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.

“Serta bisa menjadi contoh, model, idola, dan sumber informasi bagi teman sebaya,”ujar Kepala BKKBN.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5240