Masuk 5 Besar Nasional, 1.350 Warga Riau Mengindap Virus HIV/AIDS
Tanggal: Tuesday, 22 November 2011
Topik: HIV/AIDS


Provinsi Riau mengalami ledakkan jumlah penderita HIV/AIDS. Dengan total 1.350 orang, Riau masuk lima besar nasional rawan penyakit mematikan tersebut.

Riauterkini, 21 November 2011

PEKANBARU - Provinsi Riau dalam bahaya penyebaran virus HIV/AIDS. Jumlah penderita mengalami lonjakkan sangat dratis dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini di Riau terdapat 1.350 penderita HIV/AIDS. Rinciannya HIV 722 penderita dan AIDS 628 penderita. Jumlah ini menempatkan Riau diurutan kelima nasional daerah paling rawan HIV/AIDS.

Hal itu terungkap dalam video congerence Asisten II Setdaprov Riau Joni Irwan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Riau Katijo Wakil Menteri Kesehatan, Ali Gufron, di Ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau, Senin (21/11/11).

Dibandingkan jumlah penderita tahun lalu yang hanya 853 orang, dengan rincian penderita HIV 361 orang dan AIDS berjumlah 492 orang, maka kondisi Riau saat ini sudah mengkhawatirkan.

Lebih jauh dikatakan Joni, tingginya tingkat pendrita HIV dan AIDS di Riau ini harus ditekan dengan meyakinkan para penderita HIV dan AIDS untuk melakukan test, sehingga jika divonis menderita ia akan bisa mendapatkan proses perawatan

"Karena tingkat kesadaran mereka yang berpotensi mengidap HIV dan AIDS untuk melakukan test cukup tinggi, sehingga ini bisa kita jadikan acuan untuk melakukan berbagai upaya pencegahan, bisa jadi daerah atau Provinsi lainnya di Indonesia tingkat kesadaran mereka masih rendah, sehingga jumlah kasus yang ditemuipun rendah," jelasnya.

Terhadap penanggulangan bahaya HIV dan AIDS di Riau ini, Joni mengaku bahwa berbagai upaya akan dan terus dilakukan oleh Pemprov Riau, seperti dengan menggalakkan seminar-seminar, sampai pada melakukan penyuluhan ditempat-tempat yang potensi penularan HIV dan AIDS besar.

"Yang jelas, Pemprov tidak diam, kita terus melakukan berbagai upaya agar jumlah penderita HIV dan AIDS ini di Riau bisa berkurang, dan kepada yang telah divonis menderita HIV dan AIDS juga terus dilakukan berbagai upaya pengobatan," ungkapnya.***(mad)

Sumber: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5250