Penderita AIDS di Batam Didominasi Pria
Tanggal: Tuesday, 22 November 2011
Topik: Narkoba


JPNN.com, 22 November 2011

BATAM - Jumlah penderita HIV/AIDS di Batam terus meningkat setiap tahunnya. Sejak Januari sampai Oktober tahun ini, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Batam mencatat penderita HIV 336 kasus dan penderita AIDS 118 kasus. Dari angka itu, kasusnya didominasi dari kalangan laki-laki yakni sebanyak 72 kasus.

Menurut Kepala Sekretariat KPA Kota Batam, Pieter P Pureklolong, angka ini jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk 2010, KPA mencatat ada 317 kasus khusus HIV, sedang untuk kasus AIDS totalnya 134 kasus.

Untuk Oktober 2011 kasus yang telah tercatat sebanyak 65 kasus untuk HIV dan AIDS sebanyak 17 kasus. Dari total kasus ini, untuk HIV diderita sebanyak 18 oleh laki-laki dan perempuan sebanyak 47. "Untuk yang meninggal khusus Oktober 2011 sebanyak tiga orang," tandasnya.

Pieter menambahkan, jika dirincikan penderita HIV dan AIDS ini maka untuk 2010 penderita HIV didominasi perempuan yakni sebanyak 171 orang sedang laki-laki sebanyak 146 orang. Untuk AIDS penderitanya didominasi laki-laki yakni sebanyak 86 orang, sementara perempuan sebanyak 48 orang.

"Yang meninggal sebanyak 42 kasus dengan perincian laki-laki 21 orang dan perempuan 21 orang," ungkapnya.

Sementara untuk 2011, kasus HIV juga masih didominasi perempuan sebanyak 196 orang, sedang laki-laki berjumlah 140 orang. Sedangkan untuk kasus AIDS didominasi laki-laki yakni sebanyak 72 orang dan perempuan sebanyak 46 orang.

"Untuk yang meninggal tercatat 52 orang dengan perincian 28 laki-laki dan perempuan 24 orang," ujarnya.

Meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS ini, kata Pieter, akibat meningkatnya hubungan Hiteroseksual secara bebas tanpa alat pengaman. Hal ini terjadi akibat kurangnya kesadaran tentang penyebaran penyakit ganas ini selain faktor-faktor lainnya. (cr7/jpnn)

Sumber: http://www.jpnn.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5256