WHO Bantah Borong Tokek untuk Obat
Tanggal: Thursday, 24 November 2011
Topik: Narkoba


Pikiran Rakyat, 23 November 2011

JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) membantah adanya penangkapan dan pembelian hewan tokek sebagai obat penderita HIV/AIDS.

Melalui siaran persnya kepada "PRLM", WHO menegaskan bahwa hingga saat ini belum pernah ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa tokek dapat dijadikan sebaga penyembuh HIV/AIDS.

Humas WHO Indonesia, Nursila Dewi mengatakan itu melalui siaran pers yang diterima “PRLM”, Rabu (23/11).

Menurut Sila, akhir-akhir ini pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat yang meminta penjelasan seputar rumor tersebut. Bahkan, ada sebuah lembaga yang mengatasnamakan WHO melakukan pembelian tokek dari masyarakat.

“Menanggapi berita terkait dan beberapa anggota masyarakat yang meminta penjelasan, kami informasikan bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) tidak membeli tokek dalam bentuk apapun. Mereka yang mengatasnamakan WHO untuk melakukan pembelian tokek, melakukan penipuan,” ujarnya.

Selain penyembuh HIV/AIDS, beredar informasi di masyarakat bahwa tokek juga dapat digunakan sebagai obat kanker. Atas hal ini, WHO merasa khawatir dan prihatin karena informasi yang salah seperti itu dapat dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab. (A-156/A-88)***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5273