200 Penderita HIV/AIDS di Kab. Bandung
Tanggal: Thursday, 24 November 2011
Topik: HIV/AIDS


Galamedia, 24 November 2011

KOPO - Hingga tahun 2010, jumlah orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) di Kab. Bandung mencapai 200 penderita. Memasuki bulan November 2011, jumlahnya diperkirakan bertambah karena ada kecenderungan jumlah penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun terus meningkat.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit (P2) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Bandung, dr. Vini Adiani Dewi di sela-sela pembukaan pelatihan kolaborasi TB-HIV di aula Puskesmas Kopo Bihbul, Rabu (23/11). Acara yang dibuka Kepala Dinkes Kab. Ban dung, dr. Achamd Kustijadi, M.Epid. itu, diikuti 62 peserta dari 31 puskesmas se-Kab.Bandung.

Dikatakan Vini, dari sekitar 200 penderita HIV/AIDS itu, kebanyakan merupakan usia produktif, yaitu antara 14-45 tahun. Ia mengatakan, penularan penyakit yang mematikan tersebut sebagian besar akibat pemakaian jarum suntik, khususnya untuk narkoba. "Penyebab lainnya melalui hubungan seksual dan transfusi darah," ujar Vini.

Dikatakannya, HIV/AIDS merupakan penyakit yang menjadi prioritas penanggulangan. Upaya yang dilakukan antara lain melalui penyuluhan, pemberian makanan tambahan bagi penderita dan pelayanan medis. "Kab. Bandung punya dua Puskesmas yang bisa melayani penderita HIV/AIDS, yaitu Puskesmas Banjaran Kota dan Cicalengka," katanya.

Sementara itu, Kadinkes Kab. Bandung, Achmad Kustijadi mengatakan, sekitar 60 persen penderita HIV/AIDS bisa terjangkit penyakit TB (paru-paru) aktif. Sebab, katanya, daya tahan penderita HIV/AIDS menurun sangat drastis, sehingga virus TB lebih mudah berkembang. (B.35)**

Sumber: http://www.klik-galamedia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5282