10 Ribu Pria Kediri Berhubungan Intim dengan PSK
Tanggal: Thursday, 24 November 2011
Topik: Narkoba


INILAH.COM, 24 November 2011

Kediri
- Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Daerah (KPAD) Kota Kediri mencatat ada 10.300 pria dewasa (usia 20-45 tahun) di Kota Tahu rentan mengidap penyakit mematikan AIDS. Pasalnya, mereka sering melakukan transaksi seks berisiko dengan para pekerja seks komersial (PSK) di Eks Lokalisasi Semampir, Kota Kediri, dan tempat lain di sekitarnya.

"Jumlah pria berisiko HIV/AIDS di Kota Kediri tahun 2011 ini mengalami peningkatan dibanding dua tahun lalu yang hanya sekitar 9.300 orang," ujar pengelola program KPAD Kota Kediri Ardi Bastian, Rabu (23/11/2011).

Berapa faktor penyebab kenaikan jumlah pria berisiko tinggi HIV/AIDS antara lain, kecanggihan teknologi dan budaya seks bebas kalangan pelajar dan mahasiswa.

Pendataan yang dilakukan KPAD ini, katanya, dengan cara melakukan penelitian dengan menyebar sampling di 13 lokasi. Yakni, eks lokalisasi, tempat hiburan, cafe, dan juga warung remang-remang. Tempat-tempat itu merupakan titik yang sering dipergunakan untuk transaksi seksual.

Hasilnya, KPAD mencatat ada 10.380-an pria dewasa bertransaksi seks dengan wanita pekerja seks (WPS) setiap bulannya. Sedangkan jumlah WPS yang beroperasi di kota kediri tahun ini mencapai 371 orang, kebanyakan mereka di eks lokalisasisemampir, hotel, tempat wisata, warung remang-remang maupun tempat hiburan seperti cafe, karaoke, dan diskotik.(beritajatim.com/ndr)

Sumber: http://nasional.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5285