Kafe di Bali Jadi Sasaran Penyebaran HIV/AIDS
Tanggal: Sunday, 27 November 2011
Topik: HIV/AIDS


berita8.com, 25 November 2011

Salah seorang pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali Made Molin Yudiasa mengatakan, kafe menjadi salah satu sumber penularan virus mematikan tersebut.

"Dari data yang ada pada kami, penyebaran AIDS tidak hanya lewat jarum suntik, tapi juga seks bebas di kafe-kafe yang sudah beralih fungsi menjadi prostitusi terselubung," kata Made Molin Yudiasa saat bertemu dengan Bupati Jembrana, I Putu Artha, Kamis.

Ia mengatakan, kondisi yang lebih memprihatinkan lagi, kafe-kafe jenis itu saat ini sudah tersebar hingga ke desa-desa, sehingga penyebaran virus mematikan ini juga merambah orang di pedesaan.

"Dulu AIDS hanya menular pada warga kota karena pergaulannya, tapi kini sudah ada ibu-ibu di pedesaan yang tertular virus ini dari suaminya," ujar Molin.

Karena fenomena penyebaran AIDS yang seperti gunung es, Molin menilai, saat ini Bali sudah dalam kondisi bahaya terkait penularan virus tersebut.

Untuk menimalisir penyebaran AIDS, Molin mendukung adanya operas-operasi dari TNI, Polri maupun Satpol PP ke tempat hiburan malam seperti kafe-kafe.

Menurutnya, dengan rajin diswepping, pelaku tindak asusila secara psikologis takut melakukannya karena khawatir digrebek aparat.

Dari data KPA Bali, hingga bulan September 2011, sebanyak 4.833 warga Bali terdeteksi tertular virus HIV/AIDS yang menyebar di seluruh kabupaten/kota.

Sementara terkait ancaman HIV/AIDS ini, Bupati Jembrana, I Putu Artha menghimbau, agar masyarakat memiliki kesadaran untuk melapor ke petugas konselor jika merasa beresiko tertular.

Artha mengingatkan, jika penderita memilih menyembunyikan sakitnya dari petugas justru berbahaya bagi istri dan warga lainnya.

"Tapi satu-satunya jalan agar tidak tertular adalah dengan tidak melakukan seks bebas dengan perempuan yang bukan istri," katanya. (Aef/An)

Sumber: http://www.berita8.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5306